Mampukah Seorang Manusia Memberikan Kasih Tanpa Syarat Seperti Tuhan Mengasihi Kita?

Mampukah Seorang Manusia Memberikan Kasih Tanpa Syarat Seperti Tuhan Mengasihi Kita?

Claudia Jessica Official Writer
482

Seorang nabi menikahi pelacur untuk menunjukkan apa itu kasih agape kepada Israel. Mengapa Tuhan memakai cara ekstrim ini, dan bisakah manusia biasa memiliki kasih jenis ini?

Cinta kasih adalah dasar bagi sebuah hubungan, namun ketika cinta sudah dikhianati terlebih oleh pasangan hidup yang sebelumnya sudah berjanji setia hingga maut memisahkan, bagaimana bisa tetap mengasihi?

Jongki Soesilo dan Evitha Lucas yang merupakan narasumber Solusi TV, menjadi bukti rapuhnya cinta manusia karena cinta seperti ini bersyarat. Kita mencintai dan berharap orang yang kita cintai akan membalas cinta kita.

Kasih manusia yang bersyarat ini sama dengan diskon yang ada di pertokoan. Untuk mendapatkan diskon tersebut, tentu ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Misalnya dengan menerapkan minimum pembelanjaan sebesar 300 ribu, barulah kita akan mendapatkan diskon. Namun jika kita tidak memenuhi syarat tersebut, kita tidak bisa mendapatkan diskon yang ditawarkan.

Inilah yang terjadi ketika kita mengasihi. Ada syarat dan ketentuan yang berlaku bagi mereka untuk mendapatkan kasih dan penerimaan lebih dari kita. Yang lebih parahnya lagi, hal ini juga berlaku dalam rumah tangga. Seorang suami memiliki syarat untuk menerima isterinya, demikian juga pula sebaliknya. Istri memiliki standar-standar tertentu untuk diberlakukan kepada suaminya.

Lantas bagaimana jika pasangan, teman, atau bahkan keluarga kita sendiri tidak bisa memenuhi standar tersebut?

Hosea, seorang Nabi Israel ini menjadikan hidupnya untuk menunjukkan bagaimana hidup dengan cinta tanpa syarat. Dia menaati perintah Tuhan untuk menikahi seorang perempuan sundal atau pelacur yang bernama Gomer.

Hubungan Hosea dan Gomer menjadi perumpamaan tentang bagaimana hubungan Tuhan dengan Israel. Bangsa Israel secara standar tidak memenuhi syarat untuk dikasihi karena mereka mengkhianati Tuhan berkali-kali dengan menyembah berhala, dan hidup dalam ketidaktaatan (Hosea 1:2). Meski demikian, Tuhan tetap mencintai bangsa Israel, sama seperti Hosea yang tetap menjadikan Gomer istrinya walau telah berkali-kali berkhianat. (Hosea 3:1).

Mungkin Anda akan berpikir, “Itu kan Tuhan, Dia Maha Kasih sehingga bisa mencintai kita, manusia yang berdosa. Sedangkan saya kan manusia biasa, kasih saya terbatas.  Bagaimana saya bisa mengasihi orang yang telah menyakiti atau mengkhianati saya?”

Benar, Anda tidak bisa mengasihi orang lain tanpa syarat dengan kasih Anda sebagai manusia terbatas. Untuk itu Anda perlu mengalami kasih tanpa syarat yang dari Allah, sehingga Anda bisa menjadi saluran bagi kasih tanpa syarat itu untuk orang lain.

 

BACA JUGA: Tuhan Mau Orang Percaya Berani Mengasihi Sesama Dengan Kasih Ini, Siapkah Kamu?

Sebab seperti orang lain juga, kita adalah manusia berdosa, tetapi karena Yesus Kristus, “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” (2 Korintus 5:21)

Melalui pengorbanan Yesus di Kayu Salib itulah, kita menerima anugerah Tuhan, yaitu pengampunan dan kehidupan kekal.

Jika saat ini Anda mau untuk mengalami kasih Tuhan, sehingga Anda bukan hanya disembuhkan dan dipulihkan dari luka hati Anda, namun juga menjadi manusia baru yang menjadi saluran kasih Tuhan bagi orang lain, marilah undang Yesus, Sang Juru Selamat.

Roma 10:9-10 berkata, “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.    Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.”

Saat kasih Tuhan mengalir dalam hidup Anda, maka Anda akan dimampukan untuk mengasihi orang lain sebagaimana Tuhan telah mengasihi Anda.  Anda akan mampu mengampuni, karena Tuhan telah terlebih dahulu mengampuni Anda.

Anda akan mampu menerima kekurangan orang lain, karena Tuhan telah terlebih dahulu menerima Anda apa adanya, seperti apapun kondisi Anda.

Itulah kasih agape, kasih yang dari Allah sendiri.

Selain itu, Anda bisa menjadi saluran berkat saat ini juga dengan mendukung pelayanan dalam memberitakan kasih Tuhan. Caranya adalah menjadi mitra CBN. Daftarkan diri Anda dengan klik tombol di bawah.

DAFTAR MITRA CBN

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami