Stop Diperbudak Dosa! Merdekakan Dirimu Dari Kepahitan Sekarang Juga!

Stop Diperbudak Dosa! Merdekakan Dirimu Dari Kepahitan Sekarang Juga!

Claudia Jessica Official Writer
1498

Kita semua pasti memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan. Kita juga mungkin memiliki kepahitan terhadap seseorang atas tindakan atau perilakunya yang menyinggung kita.

Anda mungkin telah dikhianati oleh sahabat Anda, atau mungkin orang tua Anda menelantarkan Anda, atau seseorang telah menyakiti orang yang paling Anda kasihi.

Tragedi seperti ini biasanya tak lekang dari ingatan kita. Rasanya sangat sulit untuk mengampuni hal-hal seperti itu.

Namun, tahukah Anda bahwa tidak mampu mengampuni adalah kuk perbudakan?

Ini adalah kuk yang akan mencekik leher kita secara perlahan-lahan.

Kepahitan seperti kanker yang menyebar ke seluruh tubuh Anda dan mempengaruhi seluruh kehidupan Anda serta orang-orang yang ada di sekitar Anda.

Tak jarang, kita diperhadapkan dengan situasi yang memancing kita untuk marah atau merasa tersinggung. Namun, Firman Tuhan dan kebenaran-Nya mampu menolong kita untuk menghadapi situasi tersebut.

Rasul Paulus menjelaskan kepada kita tentang kebebasan yang kita temukan di dalam Kristus dan mendesak kita untuk tidak terjerat dalam dosa. Galatia 5:1 mengatakan, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”

Meskipun Paulus tidak berbicara tentang tidak mau mengampuni secara gamblang dalam ayat ini, kita tahu bahwa tidak mau mengampuni adalah dosa yang akan memisahkan kita dari Allah.

BACA JUGA: Terjerat Okultisme? Merdekakan Dirimu Dengan Langkah Ini

Yesus juga menjelaskan hal ini kepada kita dalam Doa Bapa Kami:

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu. (Matius 6: 14-15)

Membiarkan “tidak mau mengampuni” akan menahan hubungan Anda dengan Bapa, dan membuat Anda tidak dapat berjalan dalam kebebasan total yang Yesus melalui pengorbanannya di kayu salib

Ketika Dia disalibkan, dan Darah-Nya dicurahkan untuk menggenapi rencana keselamatan utama Allah bagi dunia (Yohanes 3:16), dosa-dosa kita dibuang sejauh timur dari barat (Mazmur 103:12) dan kita tidak lagi harus menjadi budak dosa karena kita sudah dibebaskan!

Ketika kita berdiri di hadapan Allah dalam doa, Dia melihat apa yang telah Yesus lakukan. Dia melihat Darah Anak-Nya yang berharga, dan harga yang Yesus bayar dengan nyawa-Nya hanya agar Anda dan saya dapat memiliki hubungan dengan Bapa Surgawi kita melalui Kristus.

Jadi mengapa kita memilih perbudakan dengan sengaja? Mengapa kita membiarkan sikap tidak mau mengampuni serta kepahitan mengganggu hati kita dan menjauhi kasih Tuhan?

Saya tidak tau siapa yang perlu Anda maafkan. Saya juga tidak tahu seberapa dalam rasa sakit yang Anda rasakan. Saya juga tidak tahu sudah berapa lama Anda menanggung beban itu.

Tapi saya tahu bahwa Anda perlu mengampuni. Anda tidak harus melakukannya dengan kekuatan Anda sendiri. Tuhan telah memberi Anda Roh Kudus untuk membantu Anda. Namun, Anda harus mengambil keputusan untuk memaafkan.

 

Jangan menunggu.

Lakukan hari ini.

Lakukan sekarang.

Klaim kebebasan Anda bahwa Yesus dengan penuh semangat menyerahkan nyawa-Nya untuk Anda miliki.

BACA JUGA: Kita Telah Merdeka di Dalam Kristus!

 

Sumber : iBeleve
Halaman :
1

Ikuti Kami