Kita Telah Merdeka di Dalam Kristus!

Kita Telah Merdeka di Dalam Kristus!

Claudia Jessica Official Writer
452

Galatia 5:1 mencatat, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”

Ketika seseorang tahu bagaimana rasanya diperbudak, tidak ada yang namanya menerima kebebasan begitu saja.

Di Texas, ada sebuah perayaan besar bernama “Juneteenth”. Juneteenth adalah hari yang memperingati akhir resmi dari perbudakan di Texas pada 19 Juni 1865, lebih dari dua tahun setelah Presiden Lincoln menandatangani Proklamasi Emansipasi.

Saya dan keluarga saya menghadiri acara Juneteenth yang berkisar pada acara memasak di taman dengan menyenangkan, musik, tarian, pembicaraan motivasi, forum pendidikan, dan seni yang ditampilkan oleh seniman lokal.

Kebebasan itu kuat. Kebebasan memungkinkan kita untuk berbicara, bertindak, dan hidup tanpa pengekangan yang menindas. Itu membebaskan kita dari tawanan pikiran, orang, dan masih banyak lagi.

Melalui darah Yesus Kristus, proklamasi kebebasan kita telah dibuat. Di dalam Kristus, kita bebas ketika kita mengizinkan Dia untuk memegang otoritas dalam hidup kita (Matius 28:18). Kita tidak perlu berjuang, bekerja, ataupun bersaing untuk mendapatkan kebebasan itu.

Kristus memberi kita wewenang untuk melepaskan ikatan apapun yang mencoba memperbudak kita. Kita tidak lagi berjalan dalam legalisme, fokus pada aturan dan ritual. Sebaliknya, fokus kita adalah kepada hubungan kita dengan Kristus, yang menuntun kita untuk berjalan dalam ketaatan.

Ketika kita memilih untuk taat, kita menukar aturan “harus” dengan perasaan “ingin”. Kita tidak perlu lagi berusaha untuk memenuhi harapan orang lain untuk merasa diterima, karena Kristus telah menerima kita.

Kita tidak perlu merasa tertekan untuk menyesuaikan diri dengan standar kecantikan budaya, karena Dia terpesona oleh kecantikan kita (Mazmur 45:12). Kita tidak lagi hidup dalam ketakutan karena Dia membela kita.

Kristus membebaskan kita dari:

- Berusaha menjadi lajang yang sempurna

- Berusaha menjadi istri yang sempurna

- Berusaha menjadi ibu yang sempurna

- Berusaha menjadi anak yang sempurna

- Terlihat seperti kita memiliki semuanya

- Terobsesi dengan bentuk tubuh ideal

- Berusaha terlihat sangat rohani, dan tanpa doa

- Membiarkan opini negatif orang lain memengaruhi siapa kita sebenarnya dan apa yang harus kita lakukan.

Di dalam Kristus, kita tidak lagi terkungkung atau terbebani oleh hal-hal yang mencoba menahan kita. Kita dapat berdiri dalam kebebasan, dengan tangan dan hati yang terbuka lebar, dan menerimanya seperti Kristus memeluk kita.

Mari kita rayakan kebebasan kita hari ini dengan hidup seperti kita benar-benar bebas.

 

Hak cipta oleh Robrenna Redle, disadurkan dari crosswalk.com.

Sumber : crosswalk
Halaman :
1

Ikuti Kami