3 Cara Ampuh Mencegah Penipuan di Sosial Media

3 Cara Ampuh Mencegah Penipuan di Sosial Media

Claudia Jessica Official Writer
2007

Beberapa hari lalu, teman saya membagikan cerita melalui unggahannya di Instagram Story. Dalam unggahannya, dia bercerita bahwa seorang senior yang sudah lama tidak berhubungan dengannya meminta pinjaman uang senilai 200 ribu rupiah. Mungkin jumlah tersebut bukan uang yang besar bagi sebagian orang, namun sangat berarti bagi orang yang lainnya.

Seniornya bercerita bahwa Sang Ibu sedang sakit dan membutuhkan uang untuk membiayai perawatannya. Dengan rasa percaya, teman saya memberikan uang tersebut kepada seniornya.

Singkat cerita, teman saya mendapati bahwa orang tersebut adalah seorang penipu. Bahkan kakaknya juga pernah ditipu oleh orang yang sama, dan masih banyak korban lainnya lagi.

Nah untuk meminimalisir tindakan penipuan seperti ini, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

1. Minta nomor yang biasa digunakan

Jika seseorang hendak meminjam uang dari sosial media, alangkah baiknya bagi kita untuk mengkonfirmasi kontak orang tersebut. Terkadang, ada beberapa oknum tidak bertanggungjawab yang meretas sosial media seseorang untuk menipu relasi media sosialnya.

Anda bisa meminta nomor WhatsApp orang tersebut dan melakukan pengecekan dengan beberapa cara; melihat foto profilnya, atau mengirimkan pesan dan menanyakan perihal pinjaman yang dibicarakan dari media sosial.

2. Minta bukti atau data diri

Tidak sedikit orang yang mampu meretas pesan singkat, termasuk aplikasi yang saat ini paling banyak digunakan, WhatsApp. Hal ini sempat terjadi pada kenalan saya. WhatsApp miliknya diretas dan peretas mengirimi pesan kepada kontak yang ada di aplikasi tersebut untuk meminjam uang.

BACA JUGA: Hindari Penipuan Seperti MeMiles, Ketahui Ciri-ciri Investasi Bodong

Sebagai teman atau bahkan dengan rasa belas kasih, terkadang kita tergerak untuk membantu orang yang meminta pinjaman. Namun, tidak ada salahnya dengan mengkonfirmasi orang tersebut dengan memintanya menunjukkan data diri seperti KTP atau SIM, terutama ketika pinjamannya terbilang besar.

3. Lacak apakah orang tersebut pernah melakukan penipuan

Mungkin melakukan langkah ini terbilang sulit karena kita tidak tahu bagaimana cara melacak apakah orang tersebut pernah melakukan penipuan atau tidak. Salah satu cara mudah yang dapat kita lakukan adalah melacak nomor orang tersebut dengan menggunakan sebuah aplikasi, di sini saya menggunakan aplikasi Getcontact.

Melalui aplikasi ini, kita dapat melacak tagar yang diberikan oleh orang-orang menyimpan nomor tersebut. Salah satu teman saya di media sosial pernah mengunggah salah satu kontak yang mendapatkan tagar “penipu” di aplikasi Getcontact. Cukup membantu bukan?

Meski tiga cara di atas tidak mampu mencegah penipuan dengan sempurna, setidaknya cara-cara tersebut mampu mengurangi kemungkinan seseorang ketika hendak menipu Anda.

BACA JUGA: Jangan Sampai Kejadian, 5 Tanda Untuk Mendeteksi Rekan Kerja atau Klien Bisnis Menipumu

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami