Setelah memiliki adik, Tama yang dulunya penurut dan perhatian berubah menjadi sombong. Dia ingin terlihat hebat dari adik-adiknya, sehingga tidak jarang mereka bertengkar. Tama yang mudah emosi ini, juga sering bertengkar dengan teman-temannya.
Sampai suatu hari, orang tuanya membawa Tama ke Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) Amanat Agung. Tama belajar dari kisah Daud yang tidak suka bertengkar. Bahkan saat ada kesempatan untuk melawan Saul, Daud tidak melakukannya. Daud justru memaafkan dan mengampuninya.
Tama mulai berubah. Dia perlahan mengurangi amarahnya dan tidak lagi mau bertengkar dengan siapapun. Tama sekarang menjadi anak yang rajin dan sabar. Bahkan adiknya pun terinspirasi untuk meniru Tama. Tama yang bercita-cita menjadi seorang koki ini, juga sering membagikan masakan buatannya kepada teman-temannya. Setiap hari minggu, Tama mengajak adik dan tetangganya untuk ikut bersekolah minggu bersama.
BACA JUGA: Anak Umur 8 Tahun Lakukan Hal Tak Terduga Berkat Superbook
Sumber : jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”