#FaktaAlkitab: Tokoh Alkitab Penderita Penyakit yang Hanya Bisa Disembuhkan Oleh Tuhan

#FaktaAlkitab: Tokoh Alkitab Penderita Penyakit yang Hanya Bisa Disembuhkan Oleh Tuhan

Claudia Jessica Official Writer
2790

Tahukah Anda bahwa Tuhan sudah menjanjikan kesembuhan kepada kita? Hal ini tertulis jelas dalam 2 Raja-raja 20:5 dan Yakobus 5:14-15 bahwa kesembuhan pasti akan terjadi selama kita beriman. Apakah Anda percaya?

Ada beberapa tokoh Alkitab yang menderita suatu penyakit yang tampaknya mustahil untuk disembuhkan namun, Tuhan dengan ajaib dapat menyembuhkannya.

 

Naaman, sakit kusta

Naaman adalah seorang panglima pasukan dari Ben-Hadad, raja Damsyik. Riwayatnya diceritakan dalam 2 Raja-raja 5. Naaman adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi. Tetapi Naaman menderita sakit kusta pada waktu itu.

Pada saat itu penyakit kusta belum ada memiliki penawar atau obat, sehingga disebut sebagai penyakit yang berbahaya dan mematikan.

Dalam Alkitab, penyakit kusta bukan sebuah persoalan medis, melainkan persoalan teologis di mana kusta dianggap sebagai sebuah penyakit kutukan atau tanda bahwa seseorang tidak berkenan atau dihukum Allah.

Bahkan para tabib terkenal pada saat itu pun tidak pernah berupaya untuk menemukan obat bagi sakit kusta karena mereka percaya bahwa, bagaimana pun sakit ini tidak bisa disembuhkan. Hanya Allah saja yang bisa menyembuhkan sakit ini.

Pada masa itu, kusta adalah penyakit yang sangat mengerikan dan membuat pengidapnya sangat menderita. Penyakit kusta dapat menjangkit bagian manapun dari tubuh manusia. Di kalangan orang Ibrani, penyakit ini dianggap najis dan berbahaya karena dapat menular. Oleh karenanya, seorang penderita kusta harus diasingkan dari masyarakat (Imamat 13:45-46).

Naaman yang menderita penyakit kusta mendatangi nabi Tuhan yang bernama Elisa, di Israel. Lalu Elisa menyuruh Naaman pergi ke sungai Yordan untuk memulai sesi terapi berendam tujuh kali. Naaman melakukan apa yang diperintahkan dan mengalami kesembuhan. Setelah tahir dari penyakit kusta, Naaman mengakui bahwa Allah Israel adalah satu-satunya Allah yang benar (2 Raja-raja 5:15).

Penyakit kusta yang berbahaya ini, kerap muncul juga di zaman pelayanan Yesus, dimana Yesus sanggup menyembuhkan mereka. (Matius 8:1-4, Lukas 17:11-19)

 

Yesus menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan 12 tahun

Peristiwa kesembuhan perempuan yang mengalami pendarahan selama 12 tahun dicatat dalam Lukas 8:43-48. Dalam pandangannya seorang tabib, Lukas menggambarkan bahwa penyakit perempuan ini tidak dapat disembuhkan, dan diluar dari kemampuan tabib.

Perempuan ini telah menguras tenaga dan menghabiskan uangnya untuk berobat namun tidak ada yang berhasil menyembuhkannya. (Lukas 8:43)

BACA JUGA: Kesembuhan Ada di Tangan Tuhan, Lakukan Ini Untuk Mengalaminya

Sifat penyakitnya itu membuatnya tidak bebas mengeluhkannya di depan umum. Sebagai perempuan, ia malu kalau membicarakan penyakitnya itu. Oleh sebab itu ia menggunakan kesempatan untuk mendekati Yesus di tengah orang banyak. Menurut pendapatnya, semakin banyak orang yang mengerumuni-Nya, semakin mudah ia dapat melakukannya tanpa ketahuan.

Imannya sangat kuat, sebab ia tidak ragu bahwa hanya dengan menjamah jubah-Nya, ia akan memperoleh kuasa kesembuhan yang membebaskannya dari derita. Perempuan itu menganggap Kristus sebagai sumber belas kasihan.

Setelah menyentuh jubah Yesus, perempuan itu langsung merasakan perubahan dalam dirinya dan sembuh dari  penyakitnya (Lukas 8:44). Kesembuhan yang terjadi secara diam-diam itu pun ketahuan, dan membawa kemuliaan baik bagi Sang Penyembuh, maupun yang disembuhkan.

 

Yesus menyembuhkan seorang yang kerasukan selama 18 tahun

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : jawaban channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami