Apa Kata Alkitab Tentang Penyakit dan Kesembuhan?

Apa Kata Alkitab Tentang Penyakit dan Kesembuhan?

Claudia Jessica Official Writer
901

Tuhan peduli dengan kehidupan rohani maupun kehidupan jasmani kita. Dia menciptakan tubuh manusia, dan Dia senang melihat kita menikmati kesehatan dan kekuatan yang Ia berikan. Tapi di dunia ini, tubuh kita dapat merasakan sakit, menanggung penyakit, dan banyak lagi.

Terkadang, kesembuhan dapat terjadi secara dramatis. Seperti dalam pekerjaan Yesus dan murid-muridNya. Injil dipenuhi dengan kisah-kisah tentang Yesus yang menyembuhkan berbagai jenis penderitaan. Begitu juga dengan murid-muridNya yang Ia janjikan bahwa mereka juga dapat melakukan pekerjaan seperti yang Dia lakukan.

Sampai saat ini, Tuhan masih bekerja untuk menyembuhkan orang-orang dengan cara yang bertentangan dengan pengetahuan medis.

Berdoa untuk kesembuhan diri sendiri maupun untuk orang lain tidak pernah salah. Alkitab memberitahu kita untuk beroda atas apapun yang kita butuhkan, termasuk kebebasan dari rasa sakit.

Namun, kesembuhan tidak selalu terjadi, bahkan bagi orang paling mengasihi dan berpusat pada Tuhan sekalipun. Kendati demikian, Alkitab menjanjikan kita bahwa jika tidak disembuhkan dalam hidup ini, ada sesuatu yang lebih besar menunggu kita setelahnya.

Yeremia 17:14 “Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku!”

Yeremia 30:17 “Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN, sebab mereka telah menyebutkan engkau: orang buangan yakni sisa yang tiada seorang pun menanyakannya.”

Matius 10:1 “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.”

Surat Paulus yang pertama kepada jemaat di Korintus menceritakan tentang karunia rohani, salah satunya adalah kesembuhan. Jelas bahwa karunia penyembuhan tidak berakhir dengan Yesus dan murid-muridnya.

BACA JUGA: Orang Najis yang Sembuh Karena Percaya

1 Korintus 12:6-10; 1 Korintus 12:27-28:

“Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.”

 

Baca halaman selanjutnya -->

Dalam salah satu surat Paulus ia berbicara tentang “duri dalam daging”, semacam penyakit fisik. Paulus tentu saja seorang yang beriman, namun ia tidak disembuhkan darinya. Dia tidak diberitahu alasannya. Tetapi Paulus melakukan hal yang jelas dalam situasi tersebut. Dia menerimanya:

"Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.” (2 Korintus 12:8-10)

Setiap orang yang pernah disembuhkan telah meninggal. Bahkan Lazarus, sahabat Yesus yang dibangkitkan dari kematian, mati lagi. Alkitab tidak menjanjikan bahwa tubuh kita saat ini akan tetap sehat atau kekal selamanya. Faktanya, Alkitab menjanjikan sesuatu yang jauh lebih mulia: tubuh baru, seperti tubuh kita sekarang tetapi juga berbeda, tubuh yang dibuat untuk kekekalan.

Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. (2 Korintus 5:1-4)

2 Korintus 4:16 mengatakan, “Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”

BACA JUGA: Ajaib! Bayi yang Lahir Prematur 4 Bulan Ini Berhasil Bertahan Sampai Sekarang!

Sumber : CBN
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami