Keluarga Muslim Ditabrak, Gereja Janji Basmi Kebencian, Ini kata Uskup Ronald Fabbro

Keluarga Muslim Ditabrak, Gereja Janji Basmi Kebencian, Ini kata Uskup Ronald Fabbro

Claudia Jessica Official Writer
262

Komunitas agama dan politisi mengutuk serangan yang terjadi terhadap sebuah keluarga muslim di London, Ontario pada hari minggu (06/06/2021) lalu. Polisi menangkap seorang pemuda berusia 20 tahun yang diduga melakukan serangan terhadap satu keluarga yang sedang berjalan di lingkungan mereka. Polisi mengungkapkan terdapat bukti bahwa serangan ini telah direncanakan dan dimotivasi oleh kebencian.

Menurut saksi mata, sebuah truk pickup yang menyimpang dari jalur kemudian menaiki trotoar dan menabrak keluarga yang sedang berjalan. Akibatnya empat orang meninggal dunia dan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun mengalami luka serius.

Atas kejadian ini, walikota London, Ontario, Kanada, Ed Holder memerintahkan untuk menurunkan bendera di luar balai kota selama tiga sebagai masa berkabung.

Keuskupan Agung Toronto menyesalkan bahwa warga Kanada menjadi sasaran atas keyakinan mereka.

“Kami bergabung dengan komunitas Muslim, Walikota London, Ed Holder, dan semua orang yang mengutuk tindakan kekerasan keji ini,” kata keuskupan agung pada 7 Juni lalu sambil memanjatkan doa dan belasungkawa kepada keluarga “yang menjadi sasaran iman mereka.”

Uskup Ronald Fabbro dari London berjanji bahwa Gereja Katolik di sana akan bekerja dengan komunitas Muslim untuk membasmi kebencian.

 

BACA JUGA: Aneh Tapi Nyata, Gereja di Kanada Ini Digembalakan Oleh Pendeta Yang Tak Percaya Tuhan!

“Saya ngeri dengan pembunuhan bermotivasi kebencian terhadap keluarga Muslim tak berdosa di London,” kata Uskup Fabbro. “Saya mengutuk tindakan kebencian dan kekerasan maupun ancaman kekerasan. Orang-orang dari semua agama, dan semua orang, harus selalu merasa aman, di mana pun di negara kita.”

“Komunitas Katolik di London menawarkan dukungan kami kepada saudara dan saudari Muslim kami, berjanji untuk bekerja sama dengan mereka untuk mengakhiri kejahatan kebencian,” tambahnya.

“Saya meminta umat beriman di keuskupan untuk menjaga keluarga mereka (korban) yang terbunuh dan komunitas mereka dalam doa-doa kami, meminta Tuhan untuk memberi mereka penghiburan di masa duka ini dan untuk memberikan pemulihan penuh bagi mereka yang selamat.”

Tuhan dengan jelas membenci kejahatan. Kebencian hanya akan membuat kita kehilangan belas kasihan. Sebaliknya, Tuhan menginginkan setiap orang untuk mengasihi sesama sebagaimana dikatakan dalam Matius 22: 39 “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

BACA JUGA: Saat Kebencian Bertahta di Ruang Hatimu, Mintalah Pengampunan Dengan Caranya Tuhan

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami