5 Tokoh Alkitab Ini Mau Mengakui Dosanya Dengan Terbuka, Gak Mudah Tapi Harus!

5 Tokoh Alkitab Ini Mau Mengakui Dosanya Dengan Terbuka, Gak Mudah Tapi Harus!

Lori Official Writer
1358

“Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.” (Lukas 18: 10-13)

4. Raja Daud

Jika sebelumnya Daud harus menerima ancaman kematian karena iri hati Raja Saul. Maka setelah berkuasa dan menjadi raja yang diberkati, Daud malah jatuh dalam dosa perzinahan dan pembunuhan.

Dia merancangkan pembunuhan terhadap Uria, suami Betsyeba karena dia mengingini wanita yang sudah menikah itu. 

Tapi dosa itu akhirnya terbongkar dan Daud harus mengakuinya dengan penuh penyesalan kepada Nabi Natan di hadapan Tuhan.

“Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.” (2 Samuel 12: 13)

Setelah pengakuan itu, Tuhan kembali berkenan kepada Daud dan memberkati dia.

 

Baca Juga: Bagaimana Orang Berdosa Mendapat Pengampunan dari Tuhan?

 

5. Anak yang Hilang

Belas kasihan Allah adalah subjek dari verita Yesus yang lain. Seorang anak laki-laki dengan berani meminta kepada ayahnya warisan yang dia dapat jika ayahnya meninggal. Tentu saja meminta warisan bahkan orangtua masih hidup tentu saja hal menyakitkan yang dilakukan oleh anak kepada orangtuanya. 

Bagi yang tahu keseluruhan kisah ini pasti tahu akhirnya. Setelah berfoya-foya dengan warisan dari ayahnya, anak itu pulang kembali. Dia sama sekali tak punya apa-apa. Dia menyesali perbuatannya dan berniat untuk meminta ampun kepada ayahnya.

“Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.” (Lukas 15: 18-19)

 

Baca Juga: Ada Kuasa Dalam Sebuah Pengakuan Dosa, Jangan Menundanya!

 

Kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa sebesar apapun dosa yang kita perbuat, jika kita mau dengan rendah hati datang kepada Tuhan dan mengakuinya maka kita akan menerima belas kasih dan kasih karunia-Nya atas kita.

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4: 16).

 


Apakah kamu mau berbagi kesaksian dengan kami tentang perjalanan imanmu menemukan kasih Yesus? Atau kamu baru saja mengakui semua perbuatanmu di hadapan Tuhan? Yuk berbagi bersama kami di link berikut ini: http://bit.ly/BerbagiJawaban

 

 

 

 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami