Tuhan Mau Bunuh Musa! Benarkah?

Tuhan Mau Bunuh Musa! Benarkah?

Claudia Jessica Official Writer
610

Kejadian kontroversial kali ini adalah Tuhan hendak membunuh Musa. Kok bisa ya?

 

Jika kamu lebih suka menonton, kamu bisa simak kisahnya di: [VIDEO] #FaktaAlkitab: Pemimpin Bangsa Israel yang Mau Dibunuh oleh Tuhan

 

Tuhan Mengutus Musa Ke Mesir

Setelah Musa membunuh orang Mesir yang menganiaya budak Yahudi di tempat kerja paksa, ia pergi untuk melarikan diri. Musa memilih Midian sebagai tempat pelarian. Ia menikah dengan Rehuellah Zipora, anak Yitro seorang Imam di Midian (Keluaran 3: 10). Dari pernikahannya mereka mendapatkan seorang anak laki-laki dan menamainya Gersom, yang berarti “Aku telah menjadi pendatang di negeri asing.”

Setelah empat puluh tahun Musa hidup di Midian, Tuhan memanggil Musa. Tuhan menemui Musa saat ia sedang menggembalakan kambing domba mertuanya. Ketika itu, Tuhan memerintahkan Musa pergi ke Mesir dan memintanya untuk membebaskan Bangsa Israel yang semakin menderita ditindas oleh Firaun.

Sebenarnya Musa enggan kembali lagi ke Mesir, karena mungkin saja Firaun masih mengingatnya sebagai pembunuh. Selain itu, Musa merasa tidak percaya diri untuk tampil sebagai pemimpin pembebasan Israel dari perbudakan Mesir (Keluaran 3: 11).

Tuhan perlu membujuk Musa untuk percaya diri

Musa tidak begitu gembira menerima perintah Tuhan. Bahkan Ia cenderung menghindar secara halus. Musa merasa tidak percaya diri untuk menerima tugas dari Tuhan hingga mengungkapkan keberatannya pada Tuhan berkali-kali:

1. Siapakah aku ini Tuhan sehingga aku yang harus menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir? (Keluaran 3: 11)

2. Bagaimana jika orang Israel bertanya tentang apa sebutan nama TUHAN yang mengutus aku? (Keluaran 3: 14)

3. Bagaimana jika orang Israel tetap tidak mempercayai bahwa Tuhan telah menampakkan diri padaku? (Keluaran 4: 1)

4. Tuhan, aku bukan komunikator yang baik. Aku tidak pandai bicara (Keluaran 4: 10)

5. Tuhan, bagaimana jika KAU utus saja orang lain? (Keluaran 4: 13)

Amarah Tuhan bangkit akibat pernyataan Musa yang terakhir.

Tuhan tetap memerintahkan Musa pergi ke Mesir, tetapi Tuhan juga memerintahkan Harun (kakak Musa) sebagai pendamping Musa. Harun bertugas sebagai juru bicara Musa saat mereka berbicara pada Firaun (Keluaran 4: 14).

 

Halaman selanjutnya >>>

Sumber : jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami