Tragis, Calon Pendeta di Kepulauan Mentawai Ini Tewas Bunuh Diri! Ini Pesan Terakhirnya

Tragis, Calon Pendeta di Kepulauan Mentawai Ini Tewas Bunuh Diri! Ini Pesan Terakhirnya

Puji Astuti Official Writer
2211

Beratnya tekanan mental yang dialaminya sepertinya menjadi pemicu bagi mahasiswa calon pendeta yang praktek di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai ini memutuskan untuk bunuh diri. SS (23) ditemukan gantung diri di pondok belakang Gereja Bethel Indonesia (GBI) Silaoinan, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Jasad SS ditemukan oleh seorang jemaat yang datang ke gereja untuk mencari adiknya, pada Rabu (24/3/2021). Saat itu sekitar pukul 08.30 pagi, Nasprita Saleleubaja (17)  mengetuk pintu gereja beberapa kali namun tidak mendapatkan jawaban.

"Karena tidak ada sahutan dari dalam, maka saya langsung buka pintu depan itu. Setelah pintu terbuka, saya melihat pintu belakang Pastori GBI Silaoinan terbuka," demikian pernyataan Nasprita yang dikutip oleh laman INews.id.


BACA JUGA :

Ternyata Banyak Artis Bunuh Diri Karena Ini … Yang Terbaru Aktris Song Yoo Jung

Abdul Gofur, Anak Laki-laki Satu-satunya yang Pilih Bunuh Diri Karena Ditolak Keluarga


Ia kemudian pergi ke belakang pastori Gereja GBI Silaoinan, dan terkejut ketika melihat di pondok ada tubuh yang tergantung dengan kain. Ia pun segera memberitahukan hal itu kepada warga di sekitar gereja, yang langsung gempar karena kejadian itu. 

Pesan Terakhir SS

Seorang jemaat GBI Silaoinan, Bilmar Sapakkai menyatakan bahwa korban meninggalkan surat wasiat yang berisi pesan kepada orangtua SS, dan juga ungkapan bagaimana korban sudah tidak kuat menjalani kehidupan. 

(Baca halaman selanjutnya)

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami