Karena Yesus Berpuasa, Haruskah Kita Berpuasa Juga?

Karena Yesus Berpuasa, Haruskah Kita Berpuasa Juga?

Claudia Jessica Official Writer
561

Serangkaian ibadah dilakukan selama masa Prapaskah. Lantas, apakah orang Kristen wajib berpuasa pada masa Prapaskah?

Secara spiritual, berpuasa memberikan banyak manfaat bagi kita. Bahkan Yesus sendiri berpuasa dan berdoa 40 hari lamanya di padang belantara sebelum Ia menyelesaikan tugasnya di bumi. Yesus mempersiapkan diri-Nya untuk melakukan kehendak Bapa-Nya, menebus seluruh umat manusia dari dosa dengan penebusan-Nya di kayu salib.

Selain Yesus, masih ada banyak tokoh Alkitab lain yang melakukan puasa. Misalnya, Paulus dan Barnabas yang berdoa dan berpuasa untuk meminta hikmat Tuhan (Kisah Para Rasul 14: 23). Erza mengumumkan puasa bersama dan berdoa untuk melakukan perjalanan yang aman bagi orang Israel ketika mereka melakukan perjalanan sejauh sembilan ratus mil ke Yerusalem dari Babel (Ezra 8: 21-23). Hana berpuasa untuk menyembah Tuhan seperti yang dikatakan dalam Lukas 2.

Lalu apa yang bisa kita didapatkan secara jasmani dari berpuasa?

Secara psikis, puasa dapat menanggulangi stres dan depresi bagi beberapa orang karena mereka belajar untuk mengendalikan diri. Selain itu, berpuasa juga dapat memberikan perasaan sehat secara mental karena setelah puasa beberapa hari, tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah.

Sementara itu, puasa juga memberikan kesehatan secara fisik seperti:

1. Mengurangi risiko kanker

Ketika berpuasa, asupan yang kita konsumsi otomatis berkurang sehingga pembelahan sel dalam tubuh ikut menurun. Selain itu, dalam sebuah penelitian yang dilakukan terhadap tikus (yang memiliki DNA yang mirip dengan manusia) menunjukkan bahwa puasa membantu menghambat pembentukan tumor penyebab kanker.

2. Menyehatkan jantung

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58% lebih rendah terkena penyakit jantung. Studi lainnya mengungkapkan bahwa puasa dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Hal ini dapat menurunkan risiko sakit jantung koroner dan diabetes.

3. Menjaga berat badan, kolesterol, dan mengendalikan diabetes

Pada kondisi normal, sumber energi utama adalah gula yang disimpan di hati dan otot. Namun selama berpuasa, Ketika simpanan gula ini digunakan untuk menjadi sumber energi tubuh habis, tubuh akan menjadikan lemak sebagai sumber energi berikutnya.

Pembakaran lemak ini membantu mengurangi berat badan dan tingkat kolesterol. Penurunan berat badan berdampak baik untuk mengendalikan diabetes.

4. Mengurangi peradangan

Ahli menyebutkan, peradangan adalah respon alami tubuh ketika sistem imun berusaha melawan infeksi terjadi. Namun, jika peradangan dibiarkan tanpa penanganan yang tepat dapat mengakibatkan timbulnya penyakit lain.

Puasa yang disertai dengan pola makan sehat sebelum dan sesudahnya dapat membantu memperbaiki kondisi radang.


Baca juga:

Orang Kristen Harus Puasa, Ini 7 Alasan Alkitabiah Mengapa Kamu Harus Melakukannya!

Puasa Saat Sedang Sakit, Baikkah Bagi Kesehatan?


Itu dia beragam manfaat berpuasa yang bisa kita dapatkan. Apakah kamu mau berpuasa juga JCers?

Jika kamu memilik adik kecil yang masih sekolah minggu, ikuti paskah bersama Superbook Club di YouTube SuperbookIndonesia yuk! Acara puncaknya diadakan pada tanggal 2 April, selengkapnya kamu bisa baca dengan klik di sini.

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami