Puasa Saat Sedang Sakit, Baikkah Bagi Kesehatan?

Puasa Saat Sedang Sakit, Baikkah Bagi Kesehatan?

Lori Official Writer
572

Kita tahu kalau puasa bisa membantu tubuh melawan bakteri. Kebiasaan sering berpuasa bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bermanfaat menyembuhkan infeksi.

Tapi satu hal yang perlu diperhatikan adalah jika ingin berpuasa, perhatikanlah alarm tubuh. Saat kamu merasa lapar, segeralah makan . Jika tubuh merasa sanggup untuk tidak diisi, maka berpuasalah. Jangan pernah memaksakan tubuh untuk berpuasa bahkan saat dalam keadaan sakit.

Tapi bagi sebagian kasus, berpuasa saat sedang sakit bisa memberikan beberapa manfaat, tergantung pada jenis penyakit yang sedang diderita.

Umumnya, saat kita sakit maka nafsu makan kita pastinya akan menurun. Kondisi ini biasanya adalah respon alami tubuh terhadap penyakit.

Sayangnya, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa berpuasa bisa membantu seseorang yang sedang sakit unuk sembuh lebih cepat.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan kepada hewan, para peneliti menemukan bahwa berpuasa memang sangat baik untuk melawan infeksi bakteri di dalam tubuh hewan. Namun penelitian sebaliknya menunjukkan bahwa mengkonsumsi cukup glukosa atau gula bisa membantu seseorang yang sedang sakit untuk sembuh lebih cepat.

Dalam sebuah penelitian jangka panjang, sebanyak 341 dari 404 responden yang memiliki masalah kesehatan melaporkan peningkatan kesehatan setelah berpuasa dengan jus sayuran dan sup selama 4-21 hari. Secara keseluruhan, para peserta ini mengkonsumsi jus sayuran dan sup sebanyak 200-250 kalori secara teratur setiap hari.

Sementara dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2016 terhadap tikus, ditemukan bahwa glukosa memiliki efek berbeda pada infeksi bakteri dan virus.

Glukosa ditemukan menyebabkan efek negatif pada tikus yang mengalami infeksi bakteri. Namun bagi tikus yang mengalami infeksi virus, glukosa justru menyebabkan efek yang positif. Jadi bisa disimpulkan bahwa tikus dengan gejala flu akibat virus harus diberikan glukosa untuk meningkatkan sistem kekebalannya.

Berpuasa saat sedang sakit mungkin bagi sebagian orang masih aman dilakukan, tergantung pada jenis penyakitnya. Dan untuk melakukan puasa saat sedang sakit, cobalah beberapa jenis puasa yang dianjurkan oleh medis misalnya:

1. Puasa dengan aturan makan selama waktu tertentu atau dikenal dengan puasa intermittent

2. Puasa dengan hanya mengkonsumsi jus atau sup

3. Puasa dengan membatasi kalori di hari-hari tertentu

Dari tiga hal ini kita bisa menyimpulkan bahwa seseorang yang sedang sakit tidak dianjurkan untuk berpuasa total seperti tidak makan dan minum. Karena seseorang yang sakit juga perlu memastikan tubuhnya tidak terhidrasi selama sakit. Karena hal ini bisa menyebabkan infeksi dalam tubuh semakin memburuk. Yang paling penting adalah tetap ikuti anjuran kesehatan dari dokter. Khususnya bagi seseorang yang harus mengkonsumsi obat secara terus-menerus.


Baca Juga:

Tetap Semangat Kerja Walau Puasa, Begini Tipsnya Loh!

#KataAlkitab - Orang Kristen Haruskah Berpuasa? - Pdt. Tony Mulia


Gejala yang dialami seseorang saat puasa

Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang berpuasa akan mengalami beberapa gejala diantaranya:

- Nyeri otot

- Gangguan tidur

- Sakit kepala

- Kelelahan

- Rasa lapar

Gejala ini biasanya terjadi di beberapa hari pertama puasa dan menjadi pertanda bahwa tubuh sedang melakukan detoksifikasi terhadap racun di dalam tubuh. Tapi jika gejala yang dialami tampaknya semakin memburuk, sangat dianjurkan untuk tidak melanjutkan puasa.

Bagi yang sedang sakit dan mencoba untuk berpuasa, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan tertentu yang bisa mendukung pemulihan tubuh yang lebih cepat diantaranya:

- Makanan yang mengandung antioksidan seperti buah dan sayuran

- Makanan dengan probiotik yang tinggi seperti yogurt, kefir, asinan kubis, dan makanan fermentasi lainnya

- Bawang putih yang kaya akan antimikroba serta

- Makanan yang bisa memerangi peradangan seperti jahe dan kunyit

Minuman hangat, kaldu dan sup bisa dicerna oleh tubuh dengan mudah sehingga bisa mengurangi ketegangan pada perut.

Jika seseorang merasa tidak nafsu makan, usahakanlah untuk tetap mengkonsumsi air secukupnya untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Jadi, selama masa-masa wabah virus corona ini. Seperti hasil penelitian yang dilakukan terhadap tikus yang mengalami infeksi bakteri dan virus, sangat tidak memungkinkan bagi penderita virus corona untuk berpuasa penuh. Kecuali bagi mereka yang hanya mengalami infeksi bakteri. Karena itu, sangat disarankan untuk tetap mengkonsumsi makanan sehat yang kaya antioksidan dan probiotik serta tetap memenuhi cairan tubuh secukupnya sepanjang hari.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami