Yakin Keuanganmu Sehat? Yuk Cek Bersama Pakar Keuangan Ken Henderson! Ada Tips Lain Juga!

Yakin Keuanganmu Sehat? Yuk Cek Bersama Pakar Keuangan Ken Henderson! Ada Tips Lain Juga!

Claudia Jessica Official Writer
765

Cerdas dalam finansial, tidak hanya penting, namun Tuhan juga ingin kita bisa mengolah berkat yang telah Ia berikan kepada kita dengan baik. Seorang pakar keuangan Ken Henderson Founder Gatrich, sekaligus seorang Qualified Wealth Planner membagikan beberapa tips cerdas dalam finansial di Kata Alkitab.

Qualified Wealth Planner adalah pelatihan perencanaan dan kesehatan keuangan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang Ken bagikan untuk membantu mengukur keuangan kita.

Jika kamu lebih suka menonton, simak penjelasannya DI SINI.

1. Bagaimana cara mengetahui bahwa keuangan kita sehat atau tidak?

Banyak orang hanya mengetahui pemasukan mereka saja, namun tidak mengetahui berapa banyaknya pengeluaran yang dihabiskan. Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah kondisi keuangan sehat atau tidak, kita perlu mencari tahu apakah ada kebocoran dalam keuangan kita.

Jika kita menemukan kebocoran dalam keuangan kita, maka kita harus menambal kebocoran tersebut dengan segera mungkin sebelum bocor tersebut semakin bertambah besar.

Perlu diketahui bahwa keuangan yang sehat tidak diukur dari berapa banyak uang yang kita miliki, melainkan apakah ada kebocoran atau tidak di dalamnya.

2. Cara sederhana mengatur keuangan agar tidak terlilit hutang, dan tetap bisa berinvestasi

Ken Henderson membagikan tips yang disebut 3S. Sharing, SIP, dan spending.

- Sharing (berbagi) yang berarti kita harus memberikan uang kita kepada orang lain. Seperti memberi perpuluhan, persembahan, pajak, donasi, segala bentuk berbagi lainnya.

  • Sip (Saving, Investing, Protection) yang artinya menabung, berinvestasi agar uang kita bertumbuh, dan memberikan proteksi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Saving (menabung) kita bisa menabung uang kita dengan menggunakan jasa bank.
  • Investing. Bagaimana berinvestasi ketika masih memilki hutang? Ken menjelaskan bahwa hutang dibagi 2 jenis, hutang konsumtif dan hutang produktif. Hutang konsumtif adalah hutang yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri. Sedangkan hutang produktif adalah hutang yang dilakukan dengan tujuan membuat perusahaan atau usaha kita jadi semakin berkembang.

Ken mengatakan, apabila hutang yang kita miliki adalah hutang konsumtif, maka selesaikanlah dulu hutang tersebut.

  • Protection (menjaga dari resiko) contohnya adalah asuransi. Asuransi ditujukan untuk menjaga resiko hal yang tidak diinginkan terjadi. Sehingga ketika suatu hal yang tidak diinginkan terjadi (misalnya sakit), asuransi yang kita bayar selama ini dapat memberikan perlindungan sehingga keuangan kita tidak bocor.
  • Spending (menggunakan uang untuk kebutuhan hidup vs gaya hidup). Seringkali orang tidak menggunakan uang mereka dengan bijak. Mereka menghabiskan banyak uang untuk memenuhi gaya hidup, atau mengikuti trend dunia dibanding dengan kebutuhan hidup. Hal ini sering kali menyebabkan seseorang mengalami bocor keuangan.

Lantas, haruskan kita bekerja keras untuk menghasilkan uang?


Baca juga:

Webinar Memulai Investasi Saham Dengan Mudah Sesuai Firman Tuhan Bersama Juhono Sudirgo

Solusi Talks #BeraniBergerak: Mulai Investasi Saham Dengan Cara Mudah

Sumber : jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami