Covid-19 Bisa Menjadi Endemik, Haruskan Kita Hidup Berdampingan dengan Virus Ini?

Covid-19 Bisa Menjadi Endemik, Haruskan Kita Hidup Berdampingan dengan Virus Ini?

Claudia Jessica Official Writer
347

World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mengingatkan bahwa pandemic covid-19 yang saat ini kita hadapi, memiliki kemungkinan besar menjadi endemik. Virus covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang sepenuhnya.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Michael Ryan pada saat konverensi pers virtual WHO pada hari Rabu (24/02/2021).

"Penting untuk menjelaskan hal ini. Virus ini mungkin hanya menjadi virus endemik lain di komunitas kita, dan virus ini mungkin tidak akan pernah hilang," kata Ryan.

Apa bedanya pandemik dan endemik?

Pandemik ataupun endemik bukan didasarkan tingkat keparahan penyakitnya, namun sejauh mana penyakit tersebut menyebar. Endemik didefinisikan sebagai keberadaan konstan atau prevalensi suatu penyakit atau infeksi yang terjadi dalam wilayah geografis tertentu. Sedangkan pandemik mencakup wilayah yang cukup luas, pandemu adalah epidemik yang telah menyebar ke beberapa negara, bahkan seluruh dunia.

Ada juga epidemik yang merupakan peningkatan penyakit secara tiba-tiba melebihi yang telah diharapkan akan terjadi di antara populasi di daerah tertentu.


Baca juga:

Apakah vaksin adalah jawaban untuk mengatasi pandemi c-19?

Benarkah Mengunakan Masker Double Dapat Mencegah Covid-19?


Ringkasnya, pandemik adalah epidemik yang telah mencapai wilayah internasional.

Hingga saat ini, covid-19 masih ditetapkan sebagai pandemik.

Beberapa bulan lalu, salah satu pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS) Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa kita harus bersiap karena covid-19 mungkin akan menjadi masalah endemik yang harus kita waspadai.

Dr. Donald Burke, profesor epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pittsburgh mengatakan, “Hal-hal yang endemik hadir dalam jangka waktu lama tanpa henti, terus beredar di masyarakat, seperti flu biasa.”

Dr. Pritish Tosh, seorang dokter dan peneliti penyakit menular di Mayo Clinic mengatakan bahwa suatu penyakit dapat menjadi endemik di suaru negara namun, dapat dianggap sebagai wabah atau epidemik di negara lain.

Misalnya seperti malaria yang dianggap sebagai endemic di beberapa dunia, namun berbeda dengan Amerika Serikat yang menganggap malaria sebagai epidemik jika tidak segera ditangani.

Jadi, sampai ada himbauan selanjutnya, tetap terapkan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak) ya JCers.

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami