Bukan Hanya Berdoa Tapi Juga Bekerja

Bukan Hanya Berdoa Tapi Juga Bekerja

Lori Official Writer
      1128

2 Tesalonika 3: 1

Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu, dan supaya kami terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan semua orang beroleh iman

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 10; Matius 10; Kejadian 19-20

Doa adalah sumber kekuatan bagi orang Kristen untuk bertumbuh dalam iman. Tapi realitanya, ada banyak orang Kristen yang bergumul dengan doa. Orang-orang yang baru mengalami lahir baru bahkan berpikir jika berdoa itu sulit. Kamu juga pasti pernah merasakan hal yang sama bukan? 

Tapi seiring dengan latihan yang kita lakukan setiap hari, berdoa justru berubah jadi gaya hidup kita.

Dari ayat renungan malam ini, rasul Paulus mengajarkan murid-murid yang baru mengenal Kristus tentang doa. Dia menjelaskan betapa pentingnya persekutuan doa di tengah-tengah kehidupan orang percaya.

Salah satu manfaat doa yang disebutkan di sana adalah untuk memberikan pertumbuhan iman bagi orang percaya.

Tentu saja, saat kita berdoa, kita tidak hanya fokus kepada kepentingan kita sendiri. Tetapi kita juga perlu berdoa untuk kebutuhan orang lain, khususnya saudara-saudara seiman dan juga pemimpin rohani kita.

Rasul Paulus tidak akan mampu menjadi pemimpin rohani yang memberikan teladan dan berhasil memberitakan kebenaran firman Tuhan kepada orang lain tanpa dukungan doa. Kesadaran inilah yang membuatnya dengan rendah hati meminta dukungan doa dari jemaat. 

Seorang pemimpin dan seorang murid yang baru bertumbuh sama-sama membutuhkan dukungan doa dari saudara seiman.

Seiring dengan dukungan doa yang diberikan, Paulus juga menekankan bahwa orang-orang percaya juga perlu bertanggung jawab atas kehidupannya. Paulus menyampaikan hal ini karena dia sudah lebih dulu memberikan teladan, sebagaimana dia lakukan di sepanjang pelayannya yaitu tekun dalam doa, melayani Tuhan serta sembari bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan bekerja, dia tidak membebani orang lain untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya.

Sebagai saudara seiman di dalam Kristus, apakah kamu sudah bertekun dalam doa dan menjadi teladan lewat kehidupanmu?

Mari mengingat pesan yang disampaikan Paulus dari 2 Tesalonika 3 ini, bahwa sebagai murid berilah teladan lewat hidumu. Dan sebagai pemimpin rohani, berilah teladan yang baik bagi murid-murid yang sedang kamu pimpin. Sehingga pengajaranmu tidak menjadi batu sandungan di tengah orang percaya.

Jadi, mari saling mendukung dalam doa dan pekerjaan yang baik. Supaya nama Tuhan dipermuliakan melalui kehidupan kita.

Ikuti Kami