Hadiah untuk Keluargamu

Hadiah untuk Keluargamu

Claudia Jessica Official Writer
      243

 

Roma 12: 4-6

"Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita."

 

Bacaan Alkitan setahun: Mazmur 147; Wahyu 3; Ezra 5-6

Liburan, kami ingin liburan yang sederhana. Tapi hal itu jarang sekali terjadi. Ibuku dan aku baru-baru ini menyadari, melalui tawa yang penuh sukacita, kami mendapatkan liburan kami dengan momen canggung tahun lalu.

Jangan salah paham, keluarga kami dipenuhi dengan cinta dan kenangan yang indah. Tapi kumpul keluarga dalam satu ruangan tanpa adanya masalah adalah hal yang langka.

Salah satu tantangan panjang dalam keluargaku adalah mengenai ‘perbandingan.’ Jika kamu memiliki saudara kandung, seseorang mungkin akan menjadi ‘anak kesayangan’ yang tumbuh dewasa. Atau salah satu saudaramu telah mencapai kesuksesan dalam karirnya yang luar biasa. Sementara, kamu berjuang untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok.

Ada begitu banyak cara untuk membandingkan seseorang dengan yang lain. Bahkan sering kali salah satu anggota keluarga merasa perlu memegang kendali untuk dapat menyuarakan perbedaan yang dirasakan diantara setiap orang.

Mungkin ada acara keluarga besar yang membuatmu bertanya-tanya, “Tuhan, apa yang Engkau pikirkan ketika Engkau menempatkan kami semua ke dalam tempat yang sama dengan keluarga kami?”

Perbandingan tidak hanya menghalangi kemampuan kita untuk mengasihi satu masa lain, tetapi juga membuang-buang energi karena didasarkan pada persepsi yang tidak akurat.

Dalam beberapa tahun terakhir, aku menemukan kebebasan dari ‘permainan perbandingan’ dengan menyesuaikan cara berpikirku agar lebih tenang seperti ayat pembuka. Kata-kata Paulus kepada orang Roma mengungkapkan rancangan Allah bagi keluarga rohani-Nya, tetapi kata-kata ini juga dapat diterapkan pada keluarga biologis kita.

Mereka mengingatkanku bahwa meskipun setiap orang berharga di mata Tuhan, tidak ada satu orang pun yang dapat melakukan segala hal, tidak peduli seberapa sempurna mereka. Bahkan kita memiliki bakat khusus di suatu bidang tertentu dan kita bergantung satu sama lain untuk mengisi celah di area yang kuranh kita kuasai.

Baik atau buruk, setiap anggota memiliki ‘peran masing-masing.’ Merenungkan karunia Tuhan yang diungkapkan dalam anggota keluargaku membuatku fokus pada hati sejati Thanksgiving, sebagai hari yang disisihkan untuk rasa syukur.s

Apa hadiah yang kamu miliki? Pada Thanksgiving ini, lihatlah apakah kamu dapat mengidentifikasi berbagai hadiah yang dimiliki setiap anggota keluargamu? Terutama untuk yang sulit untuk kamu kasihi?

 

Disadurkan dari crosswalk.com

Anda butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terbubung dengan Tim doa kami http://bit.ly/InginDidoakan

 

Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling. http://bit.ly/inginKonseling

Ikuti Kami