Bersyukur di Tengah Masa Sulit, Mungkinkah?

Bersyukur di Tengah Masa Sulit, Mungkinkah?

Lori Official Writer
      899

2 Korintus 4: 15-16

Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 146; Wahyu 2; Zakharia 13-14

Potongan kertas konstruksi warna warni berbentuk bulu diletakkan di atas meja dapur, di sana juga terdapat potongan daging kalkun, mulai dari bagian paruh, kaki dan sebagainya. 

Ibuku membawa spidol ajaib dan kami siap-siap membuat hidangan kalkun untuk perayaan Thanksgiving tahun itu.

Kami sudah melakukan tradisi ini sejak saya kecil. Biasanya semua keluarga akan berpatisipasi mempersiapkan perayaan tersebut. Kami akan mulai membagikan potongan kalkun dan menuliskan satu hal yang disyukuri oleh setiap orang.

Teringat saat perayaan Thanksgiving ketika aku masih duduk di bangku SMA. Semuanya tampak sangat sempurna, ada keluarga, teman, binatang peliharaan, Tuhan, makanan dan rumah yang hangat.

Tradisi seperti ini memang sangat menyenangkan. Karena perayaan ini mengingatkan kita akan berkat-berkat yang kita dapatkan dalam hidup. Tapi entah bagaimana, orang dewasa akan lebih sulit untuk membuat daftarucapan syukur. Entah bagaimana hal ini sudah dianggap sesuatu yang klise atau sulit.

Saat masih SMA, aku pernah merasa tidak bisa mengucap syukur. Semakin dewasa, kita akan dibebani oleh banyak pikiran baik itu tentang sekolah, pekerjaan, keuangan dan sebagainya. Itu semua menjadi beban sehingga membuat kita merasa sulit untuk bersyukur.

Tapi kebenarannya adalah Thanksgiving lebih dari sekadar mengucapkan berkat. Tapi bersyukur juga mendorong kita untuk menyerahkan perjuangan kita kepada Tuhan.

Saat sedang menghadapi kesulitan, hati kita seharusnya tetap bersyukur dan itu bukan saja sekadar ucapan syukur. Tapi menunjukkan bahwa kita percaya akan janji Tuhan. Kita percaya kalau Tuhan selalu baik, Dia adalah kasih dan Dia akan selalu ada untuk kita. 

Bersyukur di tengah masa sulit juga berarti bahwa kita percaya kalau Tuhan tidak pernah berubah. Dia tidak pernah gagal dan bahkan Dia akan melakukan segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan atas hidup kita.

Bagi Tuhan, rasa syukur bukan hanya soal reaksi naluriah kita akan ucapan terima kasih atas berkat yang kita terima. Tapi ketika sedang dalam penderitaan, kita perlu bersyukur. Sama seperti apa yang dilakukan Yesus sebelum penyaliban-Nya. Di Taman Getsemani, Dia tetap mencoba bersyukur kepada Bapa atas rencana keselamatan yang dijanjikan Allah melalui kematian-Nya. 

“Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” (Lukas 22: 42)

Ayat ini menjelaskan kepada kita tentang dua hal, yaitu:

Pertama, Tuhan memperhitungkan ucapan syukur yang diungkapkan di tengah masa sulit. Saat kita bisa bersyukur di tengah masa sulit, itu artinya kita mau membuka hati untuk mengalami ucapan syukur yang sejati.

Kedua, Tuhan akan selalu menguatkan kita untuk melewati masa-masa sulit. Yesus sendiri mendapatkan kekuatan dari malaikat untuk tetap mengucap syukur ketika Dia harus berhadapan dengan kematian.

Walaupun hidup ini penuh dengan cobaan, percayalah kita tidak sendiri! Walaupun mengucap syukur sulit sekali dilakukan di tengah cobaan, tapi ketahuilah bahwa itu adalah pengorbanan yang akan mendatangkan hadiah.

Keadaan di sekitar kita bisa mencuri rasa syukur kita. Tapi di dalam Kristus, kita tahu bahwa kita harus selalu bersukacita (1 Tesalonika 5: 16). Karena pencobaan dan masa sulit yang kita hadapi tidak akan melebihi kekuatan kita dan semua itu akan mendatangkan kebaikan bagi kita (2 Petrus 1: 3).

Jadi, di penghujung tahun ini mari merefleksikan kembali kehidupan kita, baik suka maupun duka, susah maupun senang. Mengucap syukurlah atas semuanya itu di dalam Tuhan.

 

Hak cipta Veronica Neffinger, disadur dari Crosswalk.com

 

Anda butuh didoakan langsung? Klik link di bawah ini untuk terhubung dengan Tim doa kami: http://bit.ly/InginDidoakan. Anda butuh konseling? Klik link di bawah ini untuk konseling: http://bit.ly/inginKonseling.

Ikuti Kami