Dimanakah Tuhan?

Dimanakah Tuhan?

Claudia Jessica Official Writer
      823

Yesaya 35:10

"dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh."

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 132; Yohanes 9; Yeremia 40-42

Baru-baru ini, kelompok sel saya mengadakan ret-ret ke pantai pada akhir pekan. Saya sangat bersemangat menyambut akhir pekan ini. Ketika menjelang akhir pekan, saya mulai membayanhkan kami akan bersantai di pantai, bermain sepak bola pasir dengan teman-teman dan memanggang daging bersama untuk makan malam.

Ketika hari Jumat tiba, kami mengemasi barang kami ke dalam mobil kabin yang kami sewa untuk pergi ke pantai. Namun, hujan turun sepanjang akhir pekan.

Hujan yang turun bukanlah hujan yang menyenangkan sehingga kami bisa bermain di tengah hujan. Kamu akan basah kuyup jika berada di tengah hujan. Ini adalah hujan deras yang membuatmu ingin kembali ke tempat tidur sambil berselimut dan melakukan hibernasi.

Saya terkejut ketika salah satu teman komsel kami, Stephanie mengatakan bahwa dia ingin dibaptis. Dia telah merencanakannya sejak awal perjalanan untuk dan memutuskan untuk melakukannya bagaimanapun cuacanya.

Dia tidak bisa memilih hari lain. Langit kelabu, laut putih dan berbusa, dan saat kami melangkah ke pantai, cukup beberapa menit untuk membuat kami semua hampir membeku.

Saya ingat, saya melihat Stephanie dan temannya mengarungi laut dan berpikir bahwa jika saya yang dibaptis, saya akan memilih tempat yang tropis dan cuaca yang cerah. Tetapi ketika Stephanie mencapai permukaan, sukacita di wajahnya tak tertahankan. Kamu tidak menahan senyum saat dia keluar dari air.

Tiba-tiba langit tidak tampak kelabu, hujan tidak terlalu parah, bahkan angin yang hampir membuatku beku, tak lagi menggangguku. Itu semua adalah salah satu momen mengakui keberadaan Tuhan.

Hidup ini penuh dengan saat-saat buruk dan hari-hari dengan hujan, dan sangat menggoda untuk berpikir bahwa Tuhan tidak peduli ketika langit mendung. Tapi inilah Tuhan, kamu tidak pernah mengenalnya dengan baik jika Dia tidak mengajarimu untuk bersyukur di tengah hujan.

Anda butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terbubung dengan Tim doa kami http://bit.ly/InginDidoakan

Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling. http://bit.ly/inginKonseling

 

Ikuti Kami