Tidak Semua ‘Pintu Terbuka’ Itu Dari Tuhan Lho, Gunakan 3 Cara Ini Untuk Mengkonfirmasinya

Tidak Semua ‘Pintu Terbuka’ Itu Dari Tuhan Lho, Gunakan 3 Cara Ini Untuk Mengkonfirmasinya

Claudia Jessica Official Writer
981

Hanya karena sebuah kesempatan muncul dengan sendirinya, dan terlihat menarik, tidak selalu berarti itu berasal dari Tuhan. Sebaliknya, setiap pintu yang hanya terbuka sedikit dan terlihat kurang meyakinkan, bukan berarti kamu dapat melewatinya begitu saja.

Kuncinya adalah, mengetahui cara membedakan setiap kesempatan yang datang apakah benar berasal dari Tuhan atau bukan. Dan jangan lewatkan setiap pintu yang hanya terbuka sedikit begitu saja agar kamu tidak melewatkan apapun. Tapi juga jangan ambil setiap kesempatan yang datang dengan anggapan bahwa itu datang dari Tuhan.

Alkitab memberikan kita beberapa prinsip untuk membantu kita membedakan apakah ‘pintu yang terbuka’ tersebut benar-benar peluang yang Tuhan berikan:

1. Pintu yang Dibuka Tuhan Tidak Akan Bertentangan dengan Firman-Nya

Banyak orang Kristen melihat peluang untuk menghasilkan lebih banyak uang sebagai pintu terbuka dari Tuhan, meskipun kesempatan itu berarti menjauhkan mereka dari persekutuan atau pelayanan regular di gereja mereka. Tetapi Firman Allah memberi tahu kita untuk tidak menjauh dari setiap pertemuan ibadah (Ibrani 10:25).

Bahkan beberapa orang juga beranggapan bahwa pasangan mereka yang merupakan orang tidak percaya sebagai pintu yang Allah berikan. Padahal 2 Korintus 6:14 mengatakan dengan jelas “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.”

Tuhan tidak akan pernah menuntunmu kepada peluang yang bertentangan dengan Firman-Nya. Dia tidak membutuhkan ‘kompromi’ atau ‘ketidaktaatan’ pribadi untuk memasuki pintu yang disediakan-Nya.

Jika ada kompromi untuk memasuki pintu yang terbuka, atau membelokkan Firman Tuhan, dengan tegas saya katakana bahwa itu bukanlah pintu yang Tuhan berikan. Firman Tuhan dengan jelas mengatakan bahwa Tuhan tidak mencobai kita (Yakobus 1: 13-14).

2. Pintu yang Dibuka Tuhan Akan Didampingi oleh Konfirmasi

Dalam Matius 18: 15-16, Yesus memberikan instruksi untuk menghadapi dosa di antara orang-orang percaya yang mengatakan, "Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan."

Hal yang sama juga berlaku untuk menegaskan ‘pintu terbuka’ dari Allah. Dia akan mengkonfirmasi atau menjawab dengan ‘dua atau tiga saksi’ yang bisa kita dapatkan melalui ayat-ayat yang ada di Alkitab atau pendeta atau bahkan orang yang kita hormati yang didasarkan pada Firman Tuhan atau keadaan ‘tanpa kompromi’ yang kamu jumpai berkali-kali.

Melalui doa, penegasan dan mencari nasihat yang saleh, kamu harus bisa mengetahui apakah ‘pintu terbuka’ dan konfirmasi itu benar-benar datang dari Tuhan.


Baca juga:

Jawaban Doa Seolah Lama? 5 Hal ini Akan Membantumu Memahami Rencana Tuhan

Buat Kamu Yang Telah Lama Berdoa, Sebenarnya Jawaban Doa Sudah Diberikan


3. Pintu yang Dibuka Tuhan Akan Menuntutmu untuk Bergantung kepadanya

Tuhan tidak mungkin memberikan kita sesuatu yang akan menjauhkan kita darinya atau membuat kita percaya bahwa kita tidak lagi membutuhkanNya. Dia adalah Allah yang bersikeran untuk menjadi yang pertama dalam hidup kita (Matius 6:33).

Jika kamu mendapati dirimu mengatakan, “Saya tidak bisa melakukan ini kecuali Tuhan pergi untuk saya,” atau “Saya bisa melakukan ini, tetapi hanya dengan bantuan dan pimpinan Tuhan” maka itu adalah sesuatu yang Tuhan panggil untuk kamu lakukan.

Ibrani 11:6 mengatakan "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia."

Seringkali ‘pintu terbuka’ yang Tuhan sediakan membuat iman kita ditarik dan diperkuat. Lagi pula, itu adalah tujuan Allah untuk kita: bertumbuh dalam iman dan Kristus.

Ambillah kesempatanmu atau ‘pintu terbuka’ yang ada saat ini dan mintalah konfirmasi kepada Tuhan melalui Firman-Nya atau nasihat dari orag lain dan pastikan kamu memiliki ‘pintu’ tersebut dengan damai sejahtera Allah.

Juga pastikan bahwa kamu tidak memilih pintu secara acak, tetapi kamu berjalan dengan pimpinan Tuhan.

Sumber : crosswalk.com

Ikuti Kami