Jawaban Doa Seolah Lama? 5 Hal ini Akan Membantumu Memahami Rencana Tuhan

Jawaban Doa Seolah Lama? 5 Hal ini Akan Membantumu Memahami Rencana Tuhan

bagusp Official Writer
13137

Pernahkah kita berdoa dan jawaban doa kita rasanya lama banget dan sepertinya Tuhan enggan menjawab doa kita? Pasti semua kita pernah. Tahu nggak, Tuhan itu jauh lebih mengerti siapa kita lebih daripada kita sendiri mengerti diri sendiri. Inilah 5 hal yang membuatmu memahami mengapa jawaban doa dari Tuhan serasa lama sekali.


1. Segala sesuatu ada saatnya

Saat kita berdoa dan meminta sesuatu kepada Tuhan, kita mengatur dan berpikir bahwa sekaranglah saatnya, atau sesegera mungkin Tuhan menjawab doa kita. Tidak salah memang, siapa tahu itu juga adalah kehendak Tuhan. Namun kita perlu ingat bahwa segala sesuatu ada saatnya. Pengkhotbah bahkan menyatakan bahwa segala sesuatu indah pada waktunya. 

Misalnya meminta jodoh, pekerjaan baru, keuangan dipulihkan, mendapatkan anak dan lain sebagainya. Selama Tuhan belum menjawab, tetaplah berdoa, sampai saatnya tiba Tuhan menjawab doa kita.


2. Rancangan kita bukanlah rancangan Tuhan

Nah ini yang kadang membuat bingung banyak orang. Bagaimana kita mengetahui bahwa apa yang kita doakan tersebut adalah juga rancangan Tuhan dan bukan keinginan daging kita? Prinsip utamanya adalah bahwa kehendak Tuhan itu jelas di Firman Tuhan, jadi kita harus baca Firman Tuhan. Prinsip kedua adalah bahwa Tuhan memberi sesuai porsi iman kita.

Misalnya, kita berdoa supaya kaya raya. Apakah doa tersebut salah? Tentu tidak, Tuhan ingin memberkati kita. Namun jika dengan apa yang kita punya sekarang saja kita masih tidak setia, tidak setia perpuluhan, boros, membeli yang tidak perlu, bagaimana Tuhan bisa mempercayakan uang yang lebih besar? Bisa-bisa hal itu malah membuat kita celaka di masa depan.


3. Tuhan ingin melihat motivasi kita

Orang bilang bahwa waktu itu bisa memurnikan motivasi. Nah seringkali kita juga tidak menyadari bahwa motivasi kita keliru sampai Tuhan membuat hal tersebut seakan lama terjawab, sehingga membongkar motivasi yang sebenarnya.

Misalnya kita ingin mendapatkan promosi di pekerjaan. Apakah salah, tentu tidak. Namun itu menjadi keliru jika motivasi kita agar bisa pamer atau sombong. Atau misalnya kita berdoa agar bisa mendapatkan pekerjaan agar bisa menyenangkan orang tua. Nah itu juga tidak tepat. Kita bekerja seharusnya tujuannya untuk memuliakan dan menjadi garam dimanapun kita berada. Selain itu adalah bonus.


4. Sikap hati kita masih salah

Sikap hati hampir mirip dengan yang no 3. Sikap hati menunjukkan siapa diri kita sebenarnya dihadapan Tuhan. Bagaimana jika Tuhan lama menjawab doa kita? Apakah kita akan marah dan meninggalkan Tuhan? 

Bagaimana jika Tuhan justru menjawab doa orang lain terlebih dulu dan seolah mengabaikan doa kita, apakah kita akan marah dan kecewa dengan Tuhan?

Bagaimana jika jawaban doa kita justru berlawanan dengan apa yang kita doakan, apakah kita masih tetap mau berharap kepada Tuhan?


5. Tuhan ingin melihat kita lebih tekun

Ingat kisah perumpamaan janda miskin yang datang ke seorang hakim yang bengis? Sang janda harus datang berkali-kali sampai akhirnya si hakim mau membelanya. Terkadang Tuhan ingin kita lebih tekun dan ngotot sebelum mendapatkan jawaban doa.

Bayangkan jika kita sangat mudah mendapatkan jawaban doa, bukankah kita akan menjadi anak yang manja?



Ikuti Kami