Benar Gak Sih Golongan Darah O Lebih Kebal Lawan Virus Covid-19?

Benar Gak Sih Golongan Darah O Lebih Kebal Lawan Virus Covid-19?

Lori Official Writer
634

Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh lembaga riset 23andMe memastikan adanya hubungan antara golongan darah dengan kerentanan seseorang terpapar virus Covid-19.

Penelitian yang dilakukan sejak April lalu dan melibatkan DNA dari sebanyak 750.000 responden ini pun mencoba untuk mengungkap alasan mengapa beberapa orang yang terpapar virus Covid-19 tidak menunjukkan tanda-tanda gejala. Sementara yang lainnya justru sangat mudah terpapar dan bahkan mengalami kondisi yang sangat parah.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa golongan darah tipe O memiliki kekebalan terhadap virus Covid-19. Karena itu mereka menyimpulkan bahwa tipe golongan darah seseorang berkaitan dengan paparan virus.

Hasil yang sama juga ditemukan dari penelitian dari Universitas Sains dan Teknologi Selatan, Shenzhenm China. Namun lebih jauh, para penelitian membuktikan bahwa golongan darah tipe A ditemukan paling rentan terpapar virus Covid-19. Hasil ini didapatkan setelah meneliti sebanyak 2.173 pasien terpapar virus di tiga rumah sakit Wuhan, China.

Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan pasien yang terpapar virus adalah dari golongan darah A. Sementara golongan darah O paling sedikit terpapar dibandingkan dengan golongan darah lain.


Baca Juga:

Setelah Donorkan Darah, Ini Hal yang Patut Dilakukan!

Sudah Tahu Jenis Golongan Darahmu? Ini 8 Alasannya Bagi Kesehatan


Sayangnya, dua hasil penelitian ini masih dianggap belum akurat. Karena seseorang dinilai tidak hanya bisa tertular karena golongan darah saja. Tetapi beberapa faktor penting lainnya juga bisa jadi penyebabnya seperti usia dan juga riwayat kesehatan.

Sakthi Vaiyapuri, Ph.D, seorang profesor di bidang farmakologi kardiovaskular dan keracunan di Universitas Reading, Inggris juga memastikan supaya mereka yang bergolongan darah A, yang menurut hasil penelitian paling rentan terhadap virus Covid-19, untuk tidak perlu kuatir. Karena menurutnya hasil penelitian itu masih belum bisa disebut akurat.

"Tanpa membangun hubunagn sebab akibat antara (virus corona) dan antigen golongan darah ABO, sulit untuk memahami kesimpulan ini, yang mungkin murni adalah kebetulan. Yang penting, orang-orang tidak perlu panik tentang hasil penelitian ini, karena jelas penelitian ilmiah jauh lebih diperlukan untuk membuktikan klaim ini," ucap Sakthi.

Meski begitu, para peneliti memastikan bahwa dengan mempelajari faktor genetika seseorang bisa sangat membantu untuk mengidentifikasi dan melindungi mereka yang lebih berisiko serta membantu mempercepat perawatan dan penemuan vaksin.

Jadi, walaupun hasil penelitian ini terdengar menakutkan. Tapi kita gak perlu kuatir, khususnya bagi yang memiliki golongan darah A. Mari terus berharap supaya para ilmuwan segera menemukan vaksinnya dan penularan virus bisa diatasi.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami