Lori

Official Writer
1014


Matthew Mauser, suami dari salah satu korban kecelakaan helikopter Kobe Bryant mengungkapkan kesedihannya. Dia mengaku masih bingung bagaimana harus menjalani kehidupan dan membesarkan ketiga anaknya tanpa kehadiran sang istri Christina Mauser.

Bahkan dirinya mengaku masih tak kuat menyampaikan tentang kematian istrinya kepada ketiga anaknya yang masih berusia 11, 9 dan 3 tahun.

“Itu adalah hal tersulit yang pernah aku lakukan. Bagaimana kamu memberitahu seorang anak bahwa ibunya tak lagi bersama kami? Mereka menangis, mereka berteriak. Dan aku hanya bisa merangkul mereka,” katanya dalam sebuah wawancara.

Di balik kesedihannya, Matthew mengungkapkan betapa dia amat mencintai Christina. Baginya wanita berusia 38 tahun itu selalu membuatnya bangga.

“Aku mencintai istriku. Dengan segenap hidupku. Akum au lebih banyak waktu bersamanya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Christina adalah asisten pelatih di tim basket putri Mamba Sports Academy di Thousand Oaks, California. Dia juga melatih putri Bryant, Gianna (13 tahun) yang juga turut tewas dalam kecelakaan. Saat kejadian, Christina dan rombongan rencananya hendak menghadiri turnamen basket hari itu.

“Tim yang lebih muda juga seharusnya punya jadwal pertandingan di hari Minggu. Tapi dibatalkan. Putri kami juga akan berada di helikopter itu jika pertandingan ada,” kata Matthew.

Sebagai seorang suami, dia mendukung penuh pekerjaan Christina. Dia sendiri sudah menjalani profesi tersebut selama 14 tahun. Selama itu pula dia selalu bepergian dengan helikopter yang ditumpangi Bryant.

“Kobe tidak memilih istriku karena dia biasa saja. Tapi karena dia memang luar biasa. Aku sangat bangga padanya. Melihat dia seperti saat ini adalah hal yang menakjubkan. Kobe menghormatinya. Dia akan marah atau kesal ke seseorang, tapi dia lalu akan mengembalikan suasana,” katanya.


Baca Juga:

Apakah Kamu Masih Berdoa Untuk Taat Sama Firman Tuhan?

Kalau Tuhan Punya Banyak Pekerjaan di Dunia Ini, Apa Dia Peduli Hal Kecil di Hidup Kita?


Dia tahu jika istrinya juga sangat menikmati tugasnya melatih anak-anak remaja putri basketnya. “Dia menyukai apa yang dia lakukan,” katanya.

Selain memuji sosok sang istri, Matthew juga mengungkapkan bahwa mereka yang juga turut ikut dalam helikopter adalah orang-orang yang hebat.

“Aku hanya ingin orang tahu betapa luar biasanya istriku. Aku ingin semua orang tahu tidak hanya tentang istriku, tapi juga tentang orang-orang lain di helikopter yang juga adalah orang-orang hebat. Termasuk Gianna dan KB. Itu adalah helikopter yang penuh dengan orang-orang yang sangat berbakat, pekerja keras, baik dan mengagumkan,” katanya.

Kehilangan sang istri adalah pukulan berat bagi Matthew. Hidupnya tentu saja akan berubah sepenuhnya, dimana dia harus menjalani peran sebagai single parent bagi ketiga anaknya.

“Aku punya tiga anak kecil, dan aku masih mencoba mencari cara untuk membangun kehidupan dengan tiga anak tanpa ibu. Aku takut. Aku berpikir lebih dari apapun, aku sedikit takut tentang masa depan,” terangnya.

Selain sebagai asisten pelatih basket, Christina dan suaminya Matthew adalah guru di sekolah swasta tempat kedua putri Kobe Bryant sekolah.

Kehilangan orang yang dicintai memang jadi pukulan yang sangat berat bagi siapapun. Untuk sementara waktu, hidup kita akan terasa lumpuh. Tapi mari belajar dari peristiwa ini, bahwa siapapun bisa mengalami hal yang sama. Kehilangan adalah kehendak Tuhan dan kita hanya bisa menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada Dia. Walaupun tampaknya Tuhan berlaku gak adil atau gak pantas, tapi kita tahu bahwa segala sesuatu yang terjadi baik menurut pandangan-Nya.

Mari belajar untuk mencintai dan menghargai orang-orang terdekat kita selagi mereka masih bersama-sama dengan kita. Dan belajar untuk selalu siap kehilangan kapanpun waktunya.

Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya. (Mazmur 116: 15)

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Kateryna 10 August 2020 - 18:36:52

Kalo pdt. Danny Krishna Soepangat (GBI TENDEAN Jak.. more..

0 Answer

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Kanan Agustus


7233

advertise with us