Puji Astuti

Official Writer
814


Seorang pendeta Nigeria ditemukan tewas setelah sebelumnya diculik oleh kelompok teroris Boko Haram, pendeta itu bernama Pastor Lawan Andimi, anggota senior dari Christian Association of Nigeria (CAN).

Berita  tersebut disampaikan oleh  Ahmad Salkida, seorang wartawan dan juga ahli teroris Islam, Ahmad Salkida.

“Memberitakan suatu berita bisa membuat trauma. Saya sedang mengalaminya. Pendeta Andimi, yang diculik oleh #BokoHaram telah dieksekusi kemarin. Pendeta Andimi adalah pemimpin gereja, ayah bagi anak-anak dan komunitas yang dilayani. Saya berbelasungkawa untuk keluarganya,” demikian unggahannya di Twitter.

Setelah penculikannya pada 2 Januari 2020 lalu, Pendeta Andimi mengunggah video yang meminta keluarganya “tidak bersedih untuknya, karena Tuhan tetap harus dihormati.”

“Oleh anugerah Tuhan,aku akan bisa berkumpul dengan istriku dan anak-anak dan rekan-rekanku. Jangan menangis, jangan kuatir, tetapi bersyukurlah kepada Tuhan untuk segalanya,” demikian pesan terakhirnya melalui video tersebut.

Meresponi berita kematian Pendeta Andimi tersebut, pemimpin Christian Solidarity Worldwide (CSW), Mervyn Thomas mengungkapkan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga, teman dan denominasi gerejanya.

“Sebagai orang Kristen, mengetahui adanya kehidupan setelah kematian, kita tidak pernah menganggap remeh anugerah kehidupan, dan kami bergabung untuk berduka atas pria yang sangat berani, yang sekalipun tahu kematian adalah sesuatu yang mungkin ia alami, tetap tenang dan memiliki iman teguh yang akan terus menginspirasi banyak generasi,” demikian ungkap Mervyn Thomas kepada Christian Today.

Minggu lalu, CSW meminta pemerintah Inggris untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari dalam kunjungannya pada minggu ini atas banyaknya kekerasan dan penculikan di Nigeria.

Kematian Pendeta Andimi ini hanya satu minggu setelah kelompok teroris ISIS di Afrika Barat (SWAP) merilis video mengerikan dimana seorang tantara anak membunuh pria Kristen dengan brutal. Menurut kantor berita lokal, ISWAP telah membunuh 11 orang Kristen pada Desember 2019 lalu, sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, yang dibunuh oleh tentara Amerika pada Oktober 2019 lalu.

Mari berdoa bagi keluarga Pendeta Andimi dan juga umat Kristen di wilayah Afrika, kiranya kuasa Tuhan memberikan mereka kasih dan keberanian untuk terus hidup dan berdiri bagi Injil Kristus. 

Baca juga :

Demi Iman Akan Yesus, 13 Orang Kristen Tewas Setelah Dianiaya di Nigeria Tengah!

Persis Kayak ISIS, Kelompok Boko Haram Eksekusi Dua Pekerja Sosial Kristen Nigeria. Ngeri!
Di Serang Oleh Pria Bersenjara, Pendeta di Nigeria Ini Terbunuh dan Isterinya Diculik!

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7245

Banner Mitra Juli 1-2