Naomii Simbolon

Official Writer
1421


Sekelompok Muslim Fulani bersenjata menyerang desa Kulben yang mayoritas Kristen di Nigeria Tengah pada 8 Januari 2020 kemarin. Melalui laporan dari Morning Star News, setidaknya akibat serangan itu, ada 13 orang yang meninggal dunia, dan 3 orang tewas.

Dan semua korban tersebut adalah anggota Church of Christ in Nations (COCIN).

"Mereka menembak dengan senjata ke segala arah, mereka juga memaksa penduduk desa untuk lari ke semak-semak di sekitarnya. Mayat mereka yang tewas sudah dievakuasi oleh para tentara dan juga polisi ke Rumah Sakit Pondok Mangu, dan semua korban adalah anggota COCIN," demikian laporan warga setempat, yaitu Michael Mutding (40), ketika di wawancara oleh Morning Star News melalui pesan teks.

"Komunitas kami sudah hidup damai dengan para gembala Muslim disana bahkan tidak ada perselisihan apa pun dengan mereka. Jadi kami terkejut ketika mengetahui bahwa mereka menyerang kami," kata Temut kepada Morning Star News, yang dikutip dari CBN.com.

BACA JUGA : Ricuh Soal Pernikahan Sesama Jenis, Akankah Gereja United Methodist Ini Terpecah Belah?

Meski sudah dilakukannya  upaya pengamanan dan berusaha mencegah, serangan tersebut malah semakin menjadi dan tampaknya banyak orang yang menyukai hal ini terjadi.

"Serangan yang dilakukan para pemimpin agama Muslim ini merupakan sebuah kejutan yang sangat kasar bagi kami, karena berbagai upaya sudah dilakukan oleh badan-badan keamanan untuk mengurangi serangan yang tak henti-hentinya kepada kami. Tapi sangat sedih sekali, karena serangan ini masih terus mereka lakukan terhadap rakyat kami tanpa adanya provokasi, " kata Legislator Majelis Bala Fwengje dalam sebuah pernyataan.

Serangan terhadap orang Kristen di Nigeria ini sebenarnya hanyalah satu dari sekian banyak pembunuhan orang-orang Kristen disana.

Menurut laporan sebelumnya dari CBN News, tahun lalu yakni 2019, sekitar 1.000 orang Kristen di Nigeria dibunuh karena iman mereka kepada Yesus.

Selain itu, Humanitarian Aid Relief Trust (HART) yang dipimpin oleh seorang anggota House of Lords Inggris, Baroness Cox pernah memperkirakan bahwa ada 6.000 orang Kristen mati dibunuh sejak tahun 2015 dan masalahnya tetap sama yaitu karena iman percaya mereka kepada Yesus.

Bahkan seorang pendeta Nigeria sampai mengeluarkan sebuah statement bahwa serangan brutal di tangan para pejuang Islam sudah menjadi kejadian sehari-hari di sana.

"Setiap hari, kami harus menguburkan mayat baru. Mereka membunuh petani, mereka juga menghancurkan gereja dan rumah kita dan mereka pun menculik hingga memperkosa para wanita," katanya. 

Mengerikannya lagi, pada bulan Desember lalu, sebuah faksi dari kelompok teror yang dikenal sebagai Boko Haram merilis sebuah video yang berdurasi 56 detik. Dalam video tersebut, terlihat para teroris Muslim sedang mengevakuasi 11 orang Nigeria yang adalah Kristen.

Mereka dijadikan tawanan dengan baju oranye, kemudian berlutut di depan para teroris. Nggak sampai disana, satu dari tawanan di tembak di kepala sementara 10 lainnya dipotong kepalanya oleh para teroris.

Dalam sebuah video yang bercaption "untuk orang-orang Kristen di dunia" tersebut, para teroris mengatakan bahwa eksekusi itu adalah balasan atas serangan AS di Suriah pada bulan Oktober yang menewaskan pemimpin Negara Islam (IS) Abu Bakar al-Baghdadi.

Melihat kejadian yang terjadi di Nigeria, Presiden sekaligus CEO STPC Frank Gaffney mengatakan bahwa para penganiaya harus dimintai pertanggungjawaban atas apa yang mereka lakukan.

Sementara itu, menurut Open Doors 2019 World Watch List, Nigeria menduduki peringat 12 sebagai negara yang dimana orang-orang Kristen paling menderita dan dianiaya.

Duh, mengerikan sekali ya. Sebagai orang Kristen, mungkin kita bakalan gemes lihat negara Muslim di Nigeria ya. Tapi, apakah itu bentuk kasih. Meksipun kita harus dianiaya karena iman kita, semuanya sudah tertulis di Alkitab bukan?

So, sekarang sebaiknya kita berdoa buat Nigeria dan orang Kristen disana, supaya rencana Tuhan dinyatakan atas mereka. Sekalipun mereka dianiaya tapi upah mereka besar di Sorga lho. Tapi, kalau kita malah balas dendam, apa bedanya kita dengan mereka ya?

Sumber : berbagai sumber


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7241

Banner Mitra Juli 1-2