Lori

Official Writer
1049


Jangan kira nikah hanya urusan uang saja. Tapi jauh lebih penting dari itu adalah disetujuinya persyaratan pernikahan baik secara hukum maupun agama.

Nah, belum lama ini pemerintah kembali menerapkan aturan baru bagi calon pasangan yang akan menikah.

Pemerintah baru menerbitkan program sertifikasi perkawinan sebagai ganti dari program sosialisasi Kantor Urusan Agama (KUA) bagi pasangan yang akan menikah.

Pasangan yang ingin menikah diwajibkan mengikuti sertifikasi lebih dulu yang mencakup bimbingan terkait kesehatan reproduksi, konseling pranikah dan persiapan menjadi orangtua.

Untuk tiga hal inilah, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), sebagai pelaksana program akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kementerian Kesehatan sendiri akan fokus dalam memberikan bimbingan terkait kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit termasuk kesehatan janin dan cara merawat anak usia dini. Sementara Kementerian Agama akan fokus dalam memberikan bimbingan pranikah sembari mengurus berbagai surat-surat ijin pernikahan. Bimbingan pranikah ini mencakup, pemberian nasihat dari sudut pandang agama masing-masing.

Baca Juga:

4 Ciri Suami Terobsesi Kesuksesan dan Lupa Tuhan

Si Periang yang Menikahi Si Tenang, Banyak Perbedaan Tapi Bisa Saling Melengkapi!

Lebih jauh lagi, program ini juga dirancang sebagai proyek untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia. Karena itu Menko PMK juga bekerja sama dengan beberapa kementerian lain seperti Kementerian PPPA, KemenkopUKM, dan BKKBN.

Pasangan yang mungkin mengalami masalah rumah tangga nantinya, bisa mendapatkan bimbingan atau solusi dari pemerintah. Misalnya, pasangan belum punya penghasilan tetap dan ingin membuka usaha. Semaksimal mungkin pemerintah akan memberikan bantuan pendanaan untuk membuka usaha.

Meski terkesan ribet, namun Menteri Koodinator PMK Muhadjir Effendy menegaskan bahwa sertifikasi bukan untuk mempersulit pasangan menikah. Tapi fokusnya adalah untuk memberikan wawasan dan menjadi jawaban atas persoalan keluarga Indonesia yang sampai saat ini masih terjadi. Seperti kasus tingginya tingkat kematian ibu dan bayi saat melahirkan, bayi cacat, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perkawinan dini, gizi buruk dan kemiskinan.

Karena itu, pemerintah akan membuat pembekalan ini sefleksibel mungkin. Sehingga pasangan tidak terbebani dalam menjalaninya. Karena setelah dinyatakan lulus sertifikasi, pasangan akan mendapatkan surat keterangan resmi dari pemerintah yang menyatakan pasangan telah layak untuk menikah.

Jadi, apakah kamu berencana menikah dalam waktu dekat ini? Gak usah kuatir, anggap aja aturan ini jadi proses persiapan supaya nantinya kalian mantap menjalani bahtera rumah tangga dengan baik.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Kateryna 10 August 2020 - 18:36:52

Kalo pdt. Danny Krishna Soepangat (GBI TENDEAN Jak.. more..

0 Answer

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Kanan Agustus


7233

advertise with us