Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
281


Dalam setiap foto yang terunggah canti di Instagram, ada sosok penting dibelakangnya: sang suami yang ikut berkontribusi untuk memotret foto-foto tersebut. Kira-kira, ituadalah gambaran singkat soal 'the Instagram husband' yang belakangan mulai marak dibicarakan oleh warganet.

Sadar atau tidak, peluang yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi memang nggak bisa kita abaikan. Apalagi setelah menyadari kalau ada seorang tokoh yang namanya nggak asing di Youtube atau Instagram dengan penghasilan sekitar Rp. 23 M per bulan. Wow! angkanya fantastis, bukan?

Nggak heran kalau pasangan suami istri sekarang ini juga ikut mengambil peluang tersebut. Misalnya dengan menjadikan anak mereka sebagai selebgram, atau menjadikan dirinya sendiri sebagai selebgram. Karena waktu istri yang lebih banyak di rumah, biasanya istri yang lebih rajin buat mengelola sosial medianya.

Untuk itu, jangan heran kalau sekarang ini ada banyak ibu-ibu yang beralih profesi menjadi seorang influencer.

Karena tahu peluang ini nggak cuma sekedar hobi, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan untuk masa depan bersama, suami pun ikut mendukung pilihan istri ini. Salah satu bentuk dukunganya adalah dengan membantu menciptakan konten atau mengelola akun sosialnya, yang bisa dilakukan setelah suami pulang bekerja.

Memperbolehkan istri berkarya di sosial media, ya atau tidak?

Sadar atau tidak sadar, the Instagram Husband ini emang benar-benar ada. Kemudian, kalau memang hal tersebut bisa positif dan menghasilkan, apa sih masalahnya? Mungkin yang jadi masalah adalah kita jadi harus membuka diri dengan publik.

Bahkan, beberapa blogger atau selebgram juga kerap membeberkan permasalahan rumah tangga. Batasan tentang seberapa banyak yang harus dibagikan dan tidak itu penting untuk menjaga hubungan kita dan pasangan.

Yuk simak beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mendukung karya istri

Baik itu selebgram yang terkenal di Instagram, atau youtuber yang terkenal karena Youtubenya, semuanya bertujuan untuk satu: membangun sebuah sudut pandang yang bisa dibagikan untuk publik.

1.  Memberikan izin

Sebenarnya, inilah yang kemudian jadi kontribusi terbesar yang bisa kita berikan. Sekarang ini, nggak susah kok menemukan suami yang haya ingin istrinya untuk fokus mengurus anak dan rumah saja. Sebagai suami, kita adalah kepala keluarga yang berarti setiap izin kita pasti diperhitungkan.

Dengan memperbolehkan berekspresi lewat karya di media sosial, maka ini akan jadi dukungan secara emosi  sekaligus bentuk percaya kita pada istri. Jadi, lewat izin kita saja, istri akan merasa senang karena dia dibebaskan untuk berkarya.

2.  Membantu mengurusi konten

Konten itu sifatnya sangat subyektif, bukan? Tergantung kesukaan masing-masing orang. Sebagai suami, kita adalah orang lain yang bisa membantu istri mendapatkan idea tau masukan. Nah, apalagi kalau kita suka membaca atau memang jago editing foto dan video. Tentu hal itu akan sangat membantu.

Membantu istri dengan kontennya juga bisa dilakukan dengan cara membantunya untuk mengambil foto, lho. Misalnya dengan menawarkan diri untuk bisa memotretnya, atau sekedar memberi arahan soal gaya yang harusnya ia ambil.

Memang terdengar mudah, tetapi ada saja suami yang cukup terganggu dengan sikap ini. Misalnya, suami adalah tipe orang yang introvert, sementara untuk menambah konten, istri harus dong memotret di bagian-bagian menarik suatu tempat. Kadang, gayanya terlalu heboh, atau istri cenderung pengin foto di tempat yang banyak orangnya.

Hal ini nggak jarang akan menarik perhatian dari orang lain, sehingga suami jadi nggak nyaman. Bahkan, beberapa suami dari selebgram juga pernah curhat kalau nggak jarang mereka jadi malu karena sikap istrinya ini, lho..

3.  Dukungan dana

Kita semua tahu dong, kalau buat jadi sorotan itu memang nggak mudah. Salah satu senjata yang harus dibutuhkan adalah kamera, gadget seperti laptop untuk menulis atau mengedit, dan lain sebagainya. Sebagai suami, kira-kira, kalau ada rejeki berlebih, mau tidak memberikan istri hal-hal di atas?

Memang nggak murah, tetapi, istri akan sangat senang kalau mendapatkan hadiah tersebut dari suami. Dukungan ini bisa jadi mendorong istri untuk lebih rajin berkarya. Tapi, sekali lagi, ini adalah modal awal. Siapa tahu kalau memang diteruskan, hasilnya bisa lumayan bikin dapur ngebul, kan?

Jadi, siapa bilang kalau berkeluarga membuat kita harus membatasi diri dari peluang? Malah, dengan adanya dukungan dari pasangan, kita jadi lebih terdorong untuk memberikan hal yang baik untuk masa depan bersama, bukan?

Jadi, yuk jangan batasi diri. Di luaran sana, ada banyak peluang yang bisa dilakukan dari dalam rumah. Buat suami, terus dukung istri buat berkarya, ya. Bagaimana pun, sebelum istri punya anak dan jadi pasanganmu, ia adalah pribadi yang punya mimpi juga, lho.

 

Sumber : jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Wiadnyana Legawa 20 September 2019 - 06:51:50

Tuhan penolongku

0 Answer

Nur Ramadhani 18 September 2019 - 19:28:33

Tuliskan apa saja yg ada didalam diri anda?

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7275

Banner Mitra September week 3