Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
390


Walaupun peran ayah dianggap sebagai pelengkap dalam pengasuhan. Tapi kehadiran ayah gak bisa dipungkiri sangat berpengaruh besar kepada anak-anaknya.

Untuk menjadi ayah yang baik, inilah 10 hal yang bisa dan gak bisa dilakukan seorang ayah.

Yang Bisa Dilakukan

#1 Jadi Teman yang Baik

Peran penting seorang ayah adalah memberikan rasa nyaman dalam keluarga. Salah satu cara untuk menciptakan hal ini adalah membangun jembatan komunikasi yang baik dengan anak, termasuk mau jadi teman yang mau mendengar masalah mereka.

Inilah kunci penting yang harus dilakukan seorang ayah.

#2 Selalu ada untuk anak

Salah satu kebiasaan lama yang banyak dilakukan para ayah adalah menyisakan sedikit waktu berkualitas dan menghabiskan lebih banyak untuk dirinya sendiri.

Faktanya, mitos ini salah besar. Pusat kesibukan seorang ayah tak seharusnya dipusatkan pada urusan pribadinya, tapi kepada kebutuhan anak.

“…dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.” (Filipi 2: 4)

#3 Biasakan mengungkapkan rasa cinta

Anak-anak terutama pra-remaja dan remaja akan mulai mengalami masa peralihan yang besar. Mereka akan bertindak seolah-olah mereka tak ingin orangtua mereka menghalangi. Ayah, tahukah kamu kalau itu hanyalah akting.

Sebenarnya, anak butuh perhatian, butuh pelukan dan ciuman. Dan penuhilah itu dengan membiasakan diri mengungkapkan rasa cintamu kepada anak-anakmu.

#4 Kasihi istrimu dengan tulus

Ayah terbaik di dunia adalah dia yang akan menjadi role model bagi anak-anaknya. Salah satu model terbaik yang akan diteladani oleh anak adalah bagaimana ayah memperlakukan istrinya. Jadilah ayah yang lemah lembut dan penuh kasih.

“Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” (Kolose 3: 12-14)

#5 Jadilah pribadi yang konsisten

Saat kamu konsisten dalam tindakan, cinta dan ucapan, kamu sedang menempatkan anak-anakmu dalam lingkungan yang benar. Mereka akan mengakui bahwa ayah mereka bisa diandalkan.

#6 Ayah selalu akan jadi contoh

Anak-anakmu memperhatikan setiap gerakan yang kamu lakukan. Mereka akan menggambarkan siapa ayah mereka melalui gaya hidupmu.

Karena itu seorang ayah punya kesempatan untuk menciptakan citra yang positif, penuh kasih dan bisa dipercaya. Tunjukkanlah sifatmu yang mencerminkan sifat dan karakter Yesus.

“…supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.” (Efesus 4: 23-24)

#7 Hidup dalam kebenaran firman Tuhan

Orang yang paling mempengaruhi pertumbuhan anak sampai dewasanya adalah orangtua. Apakah kamu mau menyaksikan anak-anakmu bertumbuh di dalam Tuhan? Maka, mulailah hal itu dari dirimu sendiri.

“Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” (Kolose 2: 7)

Baca Juga:

Jangan Anggap Sepele, Ini Manfaat Anak Mulai Ikut Komsel Gereja Sejak Kecil!

Parents, Ini Manfaat Ceritakan Kesaksian Imanmu ke Anak-anakmu… 


Yang Gak Bisa Dilakukan

#8 Gak perlu bertindak seolah kamu superhero

Gak ada ayah yang sempurna. Jadi tak perlu harus tampil sempurna di depan anak-anakmu. Kamu hanya akan bisa dinilai sebagai superhero kalau kamu mau transparan menunjukkan dan mengakui kesalahan yang kamu lakukan.

Sebaliknya, seorang ayah yang menutupi dosanya hanya akan dinilai anak sebagai pembohong dan tak pantas dianggap ayah.

“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.” (Amsal 28: 13)

#9 Jangan pernah memprovokasi anak untuk membandingkan ayah dan ibunya

Kalau kamu sedang bermasalah dengan istrimu, jangan mencoba untuk meyakinkan anak bahwa kamu dipihak yang selalu benar. Hal ini hanya akan membuat anak mengalami konflik emosional yang pada akhirnya akan membuatnya semakin jauh darimu.

#10 Jangan lukai hati anak-anakmu dengan ucapanmu 

Kata-kata yang kamu ucapkan kepada anak-anakmu bisa jadi pisau bermata dua. Mereka akan mengingatnya seumur hidup mereka.

Karena itu, selalu jaga ucapanmu. Jangan sampai melukai hati anak-anakmu.

Jangan pernah mempertanyakan kenapa anak-anakmu berubah menjadi pembangkang kalau ternyata kamu gak memberikan contoh yang benar kepadanya. Cobalah menjadi ayah yang selalu ada untuk anak-anakmu.

Sumber : Cbn.com | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Sofely Charolina Sinaga 18 August 2019 - 12:44:15

Syalom saya sofely charolina sinaga mau sharing se.. more..

0 Answer

Natalia 17 August 2019 - 20:06:35

Marty

0 Answer

Ahi Soga 16 August 2019 - 05:13:20

Gerakan yang dominan di lakukan dalam sepak bola a.. more..

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7271

Banner Mitra Agustus Week 3