Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
2871


Menteri Intelijen Iran, Mahmoud Alavi secraa terbuka menyatakan keperihatinannya atas pertumbuhan kekristenan di Iran. Karena itu, dia berencana akan memanggil warganya yang berpindah agama ke Kristen untuk diinterogasi.

Pernyataan ini disampaikan Alavi di hadapan ulama Syiah pada Sabtu, 4 April 2019, sehari sebelum puasa Ramadan.

Menurut Asisosiasi Berita Syiah Internasional, Alavi mengungkapkan jika ‘propaganda penginjilan’ yang masuk ke Iran jadi faktor utama pertumbuhan kekristenan di wilayah-wilayah tertentu di negara itu.

Walaupun Iran adalah salah satu negara dengan tingkat diskriminasi umat Kristen yang tinggi. Namun keberadaan gereja-gereja bawah tanah dinilai membuat pertumbuhan kekristenan terus berkembang.

Menyadari keberadaan kekristenan di Iran, Alavi akan mengirim sejumlah kelompok untuk mengamankan penyebar agama Kristen di daerah-daerah penjangkauan Kristen yang dianggap potensial.

“Mereka yang pindah menjadi Kristen biasanya adalah orang-orang biasa, seperti penjual sandwich dan sejenisnya,” katanya.

Baca Juga :

Pertumbuhan Gereja Bawah Tanah di Iran Paling Cepat, Tetapi juga Paling Sering Dipersekusi

Jelang Natal, Ratusan Orang Kristen Ditangkap Pemerintah Iran. Ini Sebabnya…

Dari beberapa warga Kristen yang ditanyai di provinsi Hamadan, wilayah barat laut Iran. Beberapa diantaranya menjawab memilih menjadi Kristen karena sedang mencari agama yang bisa memberi mereka kedamaian dan membangun diri mereka dan hidup dalam persaudaraan.

“Beberapa dari mereka mengatakan kalau ‘kami sedang mencari agama yang damai, yang membangun kami dan hidup dalam persaudaraan’” kata Alavi.

Pemerintah Iran menyadari bahwa gereja-gereja rumah di Iran memang terus bertumbuh. Kebanyakan dari kegiatannya dilakukan secara rahasia karena jika kedapatan, mereka akan mendapat sanksi seperti disiksa atau dipenjara. Orang Kristen Iran juga akan ditangkap kalau ketahuan memiliki salinan Alkitab yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Persia, bahasa nasional Iran.


Keterangan : Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi

Sampai saat ini, jumlah orang Kristen Iran diperkirakan telah mencapai 800.000 sampai 1 juta orang. Meski begitu, orang-orang yang masuk Kristen harus menanggung penganiayaan oleh pemerintah ataupun anggota keluarga mereka sendiri.

“Banyak orang Kristen (terutama yang sudah bertobat) sudah dituntut dan dijatuhi hukuman penjara. Yang lainnya masih menunggu persidangan. Keluarga mereka juga bahkan jadi korban penghakiman dari masyarakat,” demikian disampaikan Open Doors.

Sementara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut Iran sebagai negara dengan pelanggaran kebebasan beragama yang mengerikan. Negara ini bahkan menduduki posisi ke-9 terburuk di dunia dalam hal penganiayaan terhadap orang-orang Kristen.

Sumber : Christiantoday.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nur Ramadhani 18 September 2019 - 19:28:33

Tuliskan apa saja yg ada didalam diri anda?

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7275

Banner Mitra September week 3