Lori

Official Writer
5846


Menteri Intelijen Iran, Mahmoud Alavi secraa terbuka menyatakan keperihatinannya atas pertumbuhan kekristenan di Iran. Karena itu, dia berencana akan memanggil warganya yang berpindah agama ke Kristen untuk diinterogasi.

Pernyataan ini disampaikan Alavi di hadapan ulama Syiah pada Sabtu, 4 April 2019, sehari sebelum puasa Ramadan.

Menurut Asisosiasi Berita Syiah Internasional, Alavi mengungkapkan jika ‘propaganda penginjilan’ yang masuk ke Iran jadi faktor utama pertumbuhan kekristenan di wilayah-wilayah tertentu di negara itu.

Walaupun Iran adalah salah satu negara dengan tingkat diskriminasi umat Kristen yang tinggi. Namun keberadaan gereja-gereja bawah tanah dinilai membuat pertumbuhan kekristenan terus berkembang.

Menyadari keberadaan kekristenan di Iran, Alavi akan mengirim sejumlah kelompok untuk mengamankan penyebar agama Kristen di daerah-daerah penjangkauan Kristen yang dianggap potensial.

“Mereka yang pindah menjadi Kristen biasanya adalah orang-orang biasa, seperti penjual sandwich dan sejenisnya,” katanya.

Baca Juga :

Pertumbuhan Gereja Bawah Tanah di Iran Paling Cepat, Tetapi juga Paling Sering Dipersekusi

Jelang Natal, Ratusan Orang Kristen Ditangkap Pemerintah Iran. Ini Sebabnya…

Dari beberapa warga Kristen yang ditanyai di provinsi Hamadan, wilayah barat laut Iran. Beberapa diantaranya menjawab memilih menjadi Kristen karena sedang mencari agama yang bisa memberi mereka kedamaian dan membangun diri mereka dan hidup dalam persaudaraan.

“Beberapa dari mereka mengatakan kalau ‘kami sedang mencari agama yang damai, yang membangun kami dan hidup dalam persaudaraan’” kata Alavi.

Pemerintah Iran menyadari bahwa gereja-gereja rumah di Iran memang terus bertumbuh. Kebanyakan dari kegiatannya dilakukan secara rahasia karena jika kedapatan, mereka akan mendapat sanksi seperti disiksa atau dipenjara. Orang Kristen Iran juga akan ditangkap kalau ketahuan memiliki salinan Alkitab yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Persia, bahasa nasional Iran.


Keterangan : Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi

Sampai saat ini, jumlah orang Kristen Iran diperkirakan telah mencapai 800.000 sampai 1 juta orang. Meski begitu, orang-orang yang masuk Kristen harus menanggung penganiayaan oleh pemerintah ataupun anggota keluarga mereka sendiri.

“Banyak orang Kristen (terutama yang sudah bertobat) sudah dituntut dan dijatuhi hukuman penjara. Yang lainnya masih menunggu persidangan. Keluarga mereka juga bahkan jadi korban penghakiman dari masyarakat,” demikian disampaikan Open Doors.

Sementara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut Iran sebagai negara dengan pelanggaran kebebasan beragama yang mengerikan. Negara ini bahkan menduduki posisi ke-9 terburuk di dunia dalam hal penganiayaan terhadap orang-orang Kristen.

Sumber : Christiantoday.com/Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

advertise with us


7239

advertise with us