Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

bagusp

Official Writer
662


Bukit Zaitun  atau Mount of Olives  dalam bahasa Ibrani disebut :  Har HaZeitim (Har: artinya "bukit", Ha-Zeitim: artinya Zaitun); dalam bahasa Arab disebut: Jebel az-Zeitun;  adalah pengunungan di timur Yerusalem dengan 3 puncak yang membentang dari utara ke selatan  Puncak tertinggi, at-Tur, 818 meter (2,683 ft)  Dinamai demikian karena perkebunan Zaitun yang pernah ada di lerengnya. Bukit ini mempunyai hubungan sejarah dengan agama Yahudi, Kristen dan juga Islam. Di tempat ini terdapat kuburan Yahudi yang sudah ada sejak 3000 tahun lalu dan memuat sekitar 150,000 makam


Sejak dulu, banyak orang Yahudi dikuburkan di tempat ini, terutama di bagian selatan di mana terdapat kuburan yang digali dari dalam batu, yang sekarang menjadi desa Silwan  Makam yang dianggap milik nabi Zakharia dan Absalom anak Daud masih ada di sana. Di lereng atas, terdapat makam nabi-nabi Hagai, Zakharia dan Maleakhi. Juga ada makam rabi-rabi terkenal bangsa Yahudi lainnya.


Tentara Romawi dari Legio X Fretensis bermarkas di bukit ini saat mengepung Yerusalem tahun 70 M. Juga upacara keagamaan untuk menandai bulan baru dilakukan di sini pada zaman Bait Suci Kedua  Setelah hancurnya Bait Suci, orang-orang Yahudi merayakan Sukkot atau (Hari Raya Pondok Daun) di Bukit Zaitun. Mereka berziarah ke sini karena bukit ini terletak 80 meter lebih tinggi dari Bukit Bait Suci  dan memberikan pemandangan daerah bekas Bait Suci  Tempat ini menjadi tradisi untuk meratapi kehancuran Bait Suci, terutama pada hari raya Tisha B'Av  yaitu hari berkabung bagi orang Yahudi yang dirayakan setiap tahun menurut kalender Yahudi  


Tahun 1481, seorang Yahudi Italia, Rabbi Meshulam Da Volterra, menulis: "Dan seluruh masyarakat Yahudi, tiap tahun, naik ke gunung Zion pada hari Tisha B'Av untuk berpuasa dan berduka, dan dari sana mereka berjalan turun sepanjang lembah Yosafat dan naik ke atas Bukit Zaitun. Dari sana mereka melihat seluruh bukit tempat Bait suci dan mereka menangis serta meratapi kehancuran Bait ini  Pada pertengahan tahun 1850-an, penduduk desa Silwan dibayar £100 setiap tahun oleh orang-orang Yahudi untuk mencegah perusakan makam-makam di atas bukit  


Selama pemerintahan Yordania dari tahun 1948 sampai 1967, penguburan Yahudi dihentikan dan banyak perusakan terjadi. 40,000 dari 50,000 makam dirusak  Raja Hussein dari Yordania mengizinkan pembangunan Seven Arches Intercontinental Hotel di puncak Bukit Zaitun beserta jalan yang melalui kuburan sehingga menghancurkan ratusan makam Yahudi, termasuk yang dari zaman Bait Suci pertama Setelah "Perang 6 Hari" Israel Palestina, restorasi dimulai dan kuburan dibuka lagi untuk penguburan.


Bukit Zaitun dicatat pertama kali berkenaan dengan larinya raja Daud dari putranya Absalom (2 Samuel 15:30): "Daud mendaki bukit Zaitun sambil menangis, kepalanya berselubung dan ia berjalan dengan tidak berkasut. Juga seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia masing-masing berselubung kepalanya, dan mereka mendaki sambil menangis."  Tempat pendakian ini diperkirakan di timur Kota Daud, dekat desa Silwan.


Ciri kudus dari bukit ini disebutkan dalam Yehezkiel 11:23: "Lalu kemuliaan TUHAN naik ke atas dari tengah-tengah kota dan hinggap di atas gunung yang di sebelah timur kota.


   


Raja Salomo membuat mezbah untuk dewa-dewa para isterinya di puncak selatan bukit ini (1 Raja-raja 11:7–8): "Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon."


Dalam masa pemerintahan raja Yosia, bukit ini disebut Bukit Kebusukan (bahasa Ibrani: Har HaMashchit; bahasa Inggris: Mount of Corruption), seperti dalam 2 Raja-raja 23:13:


"Bukit-bukit pengorbanan yang ada di sebelah timur Yerusalem di sebelah selatan bukit Kebusukan dan yang didirikan oleh Salomo, raja Israel, untuk Asytoret, dewa kejijikan sembahan orang Sidon, dan untuk Kamos, dewa kejijikan sembahan Moab, dan untuk Milkom, dewa kekejian sembahan orang Amon, dinajiskan oleh raja." Hal ini menyangkut penyembahan berhala di sana yang dimulai oleh isteri-isteri raja Salomo dan akhirnya dihancurkan pada zaman raja Yosia.


Dalam Zakharia 14:3-4 ada tertulis mengenai bukit ini yaitu: "TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran. Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan."


Bukit Zaitun juga bisa dibilang sebagai tempat favoritnya Tuhan Yesus  ada begitu banyak ayat dalam kitab Injil  yaitu dalam Matius, Markus, Lukas dan Yohanes  mencatat  berbagai aktifitas Tuhan Yesus di bukit ini antaranya adalah::


?          Yesus menyuruh murid-murid-Nya mengambil seekor keledai untuk ditunggangi dan mulai naik di Bukit Zaitun  dalam perjalanannya masuk kota Yerusalem terakhir kali sebelum perisitiwa penyalibanNYA  (Mat. 21)


?          Ketika Yesus dekat Yerusalem, di tempat jalan menurun dari Bukit Zaitun, mulailah semua murid yang mengiringi Dia bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring oleh karena segala mujizat yang telah mereka lihat  Di bukit Zaitun pula Yesus menangisi kota Yerusalem (Mat. 23:37 & Luk. 13:34)


?          Yesus pernah duduk di atas Bukit Zaitun ketika mengajar murid-murid-Nya mengenai akhir zaman  (Mat. 24:3)


?          Yesus ditangkap di Bukit Zaitun, dalam taman Getsemani, ke mana Ia pergi berdoa setelah Perjamuan Terakhir


?          Sejak masuk Yerusalem sampai ditangkap, Yesus mengajar pada siang hari di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di Bukit Zaitun  Tampaknya memang di sinilah Yesus biasa bermalam jika datang ke Yerusalem.


Di bukit Zaitun inilah pernah terjadi sebuah percakapan terakhir antara Tuhan Yesus dan murid-murid-NYA mengenai akhir zaman  lalu IA berpisah dengan mereka  dengan cara terangkat naik ke Surga  dimana secara tiba-tiba datanglah malaikat Tuhan yang berkata: "Hai orang-orang Galilea,  mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kis. 1:6-11)


 



Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nur Ramadhani 18 September 2019 - 19:28:33

Tuliskan apa saja yg ada didalam diri anda?

0 Answer

Wang barry 18 September 2019 - 18:09:25

Bagaimana ketika kita menyerahkan persoalan kepada.. more..

0 Answer

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7275

Banner Mitra September week 3