Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
562


Perjalanan Paus Fransiskus ke ibukota Rabat, Maroko pada 30-31 Maret 2019 lalu membuahkan kabar sukacita. Ceritanya, pertemuan Paus dengan Raja Maroko Mohammed VI menghasilkan kesepakatan tentang dukungan kedua belah pihak terhadap status quo kota suci Yerusalem.

Pada hari Sabtu (30/3) lalu, keduanya telah menandatangani deklarasi ‘Permohonan untuk Yerusalem’. Di dalam deklarasi ini mereka menyerukan supaya Yerusalem tetap dilestarikan sebagai ‘rumah damai bagi tiga agama samawi (Kristen, Islam dan Yahudi)’.

“Kami menganggap penting melestarikan Kota Suci Yerusalem/ Al-Quds Acharif sebagai warisan bersama umat manusia dan khususnya bagi ketiga agama monoteistik, sebagai tempat pertemuan dan sebagai simbol koeksistensi damai, dimana (semua umat) saling menghormati dan dialog bisa dipupuk,” demikian isi dari deklarasi tersebut.

Selain itu, deklarasi tersebut juga menekankan pada kebebasan akses penuh bagi orang Yahudi, Muslim dan Kristen dan jaminan hak bagi mereka untuk beribadah.

Baca Juga :

Paus Fransiskus Sebut Internet Bertujuan Baik Jika Dipakai Dengan Cara Ini…

Melampaui Batas, Paus Fransiskus Desak Tindakan Nyata Kasus Pelecehan Seksual Anak

Sementara Paus Fransiskus menegaskan kalau setiap agama punya peranan penting dalam membela dan mempromosikan perdamaian, keadilan dan kepedulian terhadap ciptaan.

"Yerusalem adalah rumah kita bersama,” katanya.

Selain membicarakan soal Yerusalem. Kunjungan Paus ke negara mayoritas Muslim Sunni itu begitu berkesan. Karena dia bisa menyaksikan bagaimana para pemimpin Muslim di negara tersebut bekerja untuk mempromosikan bahwa Islam adalah agama yang menghormati perbedaan dan menolak kekerasan dan fundamentalisme.

“Kenapa Tuhan mengijinkan begitu banyak agama?” tanya Paus. “Para teolog skolastik merujuk pada ‘kehendak permisif’ dari Tuhan. Tuhan berkeinginan untuk mengijinkan kenyataan bahwa ada banyak agama (di dunia),” terangnya.

Setelah itu, dia juga mengajak supaya baik Katolik dan Muslim tak perlu takut akan adanya perbedaan karena Tuhan sendirilah yang mengijinkannya.

“Kita harusnya takut kalau kita tidak bekerja dalam persaudaraan dan tidak berjalan beriringan dalam kehidupan,” tandasnya.

Mari terus berdoa dan mendukung supaya perdamaian benar-benar terjadi di Yerusalem. Sehingga tak ada lagi ketegangan bahkan perang atas nama agama. 

Sumber : Reuters.com/Catholicnewsagency.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

isooy channel 19 October 2019 - 15:40:46

apa perbedaan join di ownerkedasbeauty sama di pro.. more..

0 Answer

Brigitta 19 October 2019 - 15:02:43

Apakah umat Kristen ada mandi wajib

0 Answer

Brigitta 19 October 2019 - 15:02:42

Apakah umat Kristen ada mandi wajib

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7269

Banner Mitra Oktober Week 3