Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login
Jangan Takut, Pegang Erat Tangan Bapa dan Melangkahlah Bersama-Nya! Sumber :

24 February 2019

February 2019
MonTueWedThuFriSatSun
123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728
 889
[Daily Devotional]

Jangan Takut, Pegang Erat Tangan Bapa dan Melangkahlah Bersama-Nya!

Mazmur 103: 13

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Baca Alkitab Setahun Mazmur 55; Kisah Para Rasul 27; Imamat 20-21

Caitlin yang baru berusia tiga tahun tampaknya tidak menyadari segala sesuatu di sekitarnya saat ia sedang bermain dengan pasir di pantai. Namun jangan salah, dia waspada, siap menghadapi bahaya. Jika ombak terlalu dekat menurut dia maka dia melompat dan berlari ke tempat yang aman.

Kakak-kakaknya ada di lautan, tertawa ketika mereka menyambut gelombang datang. Tapi bukan Caitlin. Dia tidak ingin ada hubungannya dengan gelombang-gelombang air yang mengejarnya.

Kami mencoba membujuknya ke dalam air, tetapi dia takut. Selama dua hari, dia menjaga jarak, memilih untuk bermain dengan aman di pasir.

Namun, pada hari ketiga, dia memberanikan diri dan menantang air dan ombak. Dia tertawa ketika dia menginjak dan memercik gelombang air, bersenang-senang dengan kebebasan barunya.

Namun, dia masih waspada. Saat bermain, dia memegang erat-erat tangan ayahnya. Ketika gelombang mendekat, dia bergerak mendekat padanya. Jika gelombang yang lebih besar mengancam, dia pindah sehingga Daniel berdiri di antara dirinya dan lautan. Dia berdiri tegak dan berani, sambil memegangi tangan ayahnya sampai bahaya berlalu.

Ayahnya, Daniel, adalah tameng, benteng, dan tempat berlindung dari badai. Keceriaannya muncul karena ia pegangan erat pada tangan ayahnya. Dia mendapatkan keberanian dari ayahnya untuk menghadapi bahaya yang mendekat.

Ketika saya menyaksikan Caitlin, saya memikirkan Bapa Surgawi kita. Seberapa sering kita kehilangan yang terbaik dari Allah, karena kita merasa tidak aman dan takut?

Tuhan sabar. Dia tidak memaksa kita. Dia membiarkan kita duduk di pantai dan bermain dengan pasir. Namun, ketika meringkuk di zona nyaman kita, kita melewatkan pengalaman tentang perlindungan Allah, rahmat-Nya, dan sukacita serta kepenuhan bergabung dalam pekerjaan yang sedang Dia lakukan.

Yesus berkata, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Matius 28:20b

Dia akan bersama kita ketika kita melangkah keluar dari zona nyaman kita untuk bergabung dalam pekerjaan-Nya. Sama seperti Daniel yang berada di sisi Caitlin, Tuhan tidak akan membiarkan atau meninggalkan kita. Masalah kita adalah kita kehilangan pegangan kita pada tangan-Nya. Kita begitu fokus dalam kesenangan kita, masalah kita, kekurangan kita, atau dalam pelayanan kita kepada-Nya sehingga kita lupa untuk memegang tangan-Nya dan memandang kepada-Nya untuk bimbingan dan perlindungan.

Dalam Yosua 1: 9 Tuhan berkata, "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."

Daniel akan memberikan hidupnya untuk melindungi Caitlin — tetapi dia terbatas. Allah Yang Mahakuasa tidak memiliki batasan dalam pengetahuan-Nya tentang apa yang terbaik, kuasa-Nya, cinta-Nya, atau dalam apa pun. Dengan Dia di sisi kita, kita tidak perlu takut akan situasi apapun yang akan terjadi.

Seperti Caitlin, kita harus tetap dekat dengan Bapa kita dan tetap waspada terhadap bahaya. Musuh kita nyata. Setan ingin mengalahkan kita dan menghancurkan kerajaan Allah. Namun, dengan Allah yang hidup di sisi kita, kita tidak perlu takut. Dia akan berdiri di antara kita dan bahaya.

"TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya.” Nahum 1: 7

Kata “mengenal” mengacu pada keintiman dan pengertian. Ketika kita memegang tangan Tuhan dan melangkah maju, kita menemukan rasa aman, pengertian, dan persekutuan dengan Bapa kita.

Saat bermain di pasir, Caitlin sangat pendiam dan serius. Namun, ketika dia memegang tangan ayahnya dan melampaui zona nyamannya, dia tertawa dengan gembira.

"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!" Mazmur 34: 8

Apakah kamu merasa hidupmu dalam ketidakpastian dan butuh uluran tangan Tuhan? Yuk, hubungi SAHABAT24 lewat SMS/WA  atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DISINI.

Hak Cipta Kay Camenisch. Digunakan dengan izin.

Sumber : Jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Share this article :

Pininta Uli Sitompul 21 October 2019 - 15:14:02

bagaimana cara berpuasa yang benar dalam agama kri.. more..

0 Answer

Akilhazim1234 21 October 2019 - 12:07:55

Assalamualaikum saya ingin bertanya sahaja..bolehk.. more..

0 Answer

Dokam 20 October 2019 - 19:42:41

Apakah benar surga kecil itu ada di telapak kaki i.. more..

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7270

Banner Mitra Oktober Week 3