Janji Yesus Tidak Pernah Gagal
Kalangan Sendiri

Janji Yesus Tidak Pernah Gagal

Aprita L Ekanaru Official Writer
      160

"Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: 'Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring."

Matius 28:5-6

 

Dalam hidup ini, kita sering menghadapi kekecewaan karena janji manusia yang tidak ditepati. Kata-kata bisa berubah, niat bisa pudar, dan keadaan bisa menggagalkan rencana. Namun, ada satu kebenaran yang tidak pernah berubah yaitu janji Yesus yang selalu digenapi.

Matius 28:5-6 membawa kita pada momen yang mengubahkan sejarah. Ketika para perempuan datang ke kubur dengan hati penuh duka, malaikat berkata, “Jangan takut… Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.” Kalimat ini bukan sekadar penghiburan, tetapi sebuah deklarasi kemenangan.

Ungkapan “sama seperti yang telah dikatakan-Nya” menegaskan bahwa kebangkitan Yesus bukanlah kejadian yang tak terduga. Itu adalah penggenapan janji-Nya. Sebelumnya, Yesus telah berulang kali memberitahu murid-murid-Nya bahwa Ia akan mati dan bangkit pada hari ketiga. Walau saat itu sulit dipercaya, kenyataan kubur kosong membuktikan bahwa setiap perkataan-Nya adalah kebenaran.

Saudaraku, hari ini kita kembali diingatkan bahwa iman kita tidak berdasar pada harapan kosong, melainkan pada janji yang sudah terbukti. Jika Yesus berkuasa atas maut, maka tidak ada situasi dalam hidup kita yang di luar kendali-Nya. Ketika kita merasa ragu, takut, atau kehilangan arah, kita bisa kembali pada janji-Nya yang pasti.

Hari ini, mari kita belajar mempercayai Yesus sepenuhnya. Apa pun yang Ia katakan dalam firman-Nya, itu akan terjadi. Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa tidak ada janji Tuhan yang gagal.

Percayalah, sama seperti kubur yang kosong menjadi bukti kemenangan, hidup kita pun dapat menjadi kesaksian nyata dari kesetiaan-Nya.

 

Refleksi diri:

1. Apa arti kebangkitan Yesus secara pribadi dalam hidup saya saat ini?

2. Apakah saya lebih sering fokus pada ketakutan atau pada janji Tuhan yang pasti?

Ikuti Kami