Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
2117


Riama dan Yanto adalah pasangan yang hidup dengan hasil usaha sendiri. Penghasilan yang mereka dapat dari usaha tersebut terbilang cukup.

Meski begitu, semua hal yang berkaitan dengan uang dan penghasilan semuanya diatur oleh Riama. Hal ini pun membuat Yanto merasa gak punya hak atas hasil kerja kerasnya sendiri.

Suatu kali, Yanto berpikir untuk menyampaikan perasaannya kepada sang istri. Dia berpikir supaya uang hasil keuntungan yang dia dapat dibuat terpisah dari penghasilan usaha mereka.

Sayangnya, bukannya menerima respon yang baik. Riama malah marah-marah dan mengatai suaminya serakah. Sejak saat itu, pertengkaran demi pertengkaran pun terjadi. Di satu sisi, sebagai istri Riama menilai dirinya berhak mengelola semua sumber penghasilan keluarga, termasuk penghasilan suaminya. Sementara di sisi lain, Yanto merasa gak dihargai oleh istrinya.

Sebagai suami, sikap Riama terhadap dirinya membuat harga dirinya diinjak-injak. Dicaci maki, dimarah-marahi dan direndahkan membuatnya muak. Dia bahkan memilih untuk pergi dan gak pulang setiap kali Riama memulai pertengkaran.

Bagi Yanto, meninggalkan rumah saat istrinya mulai marah menjadi hal yang biasa. Karena di luar rumah, dia bisa mencari kebahagiaan dan ketenangan.

“Konflik terus, konflik berkepanjangan yang gak ada ujungnya. Untuk membuat saya happy, pikiran saya gak terlalu mumet, saya meninggalkan istri. Saya akhirnya lari ke yang tidak baik. Sering keluar rumah karena konflik itu saya gak merasa salah. Gak merasa kasihan. Karena saya merasa saya gak dihargain di rumah sehingga saya punya perasaan ‘Ah, masa bodo lah.’” terang Yanto.

Kebiasaan Yanto yang tidak baik di luar rumah membuatnya terjerat kasus dengan seorang wanita muda yang meminta pertanggungjawaban atas perbuatannya. Hal ini membuat Yanto harus diproses secara hukum dan dijatuhi masa percobaan selama 10 bulan.

Mengetahui perbuatan sang suami, amarah Riama semakin menjadi-jadi. “Dan disitu saya histeris sekali. Sampai nangis dan masalah ini berkepanjangan sampai kepolisian,” ucap Riama.

Kejadian itu rupanya tak membuat Yanto berubah. Percakapan soal uang masih saja jadi sumber pertengkaran dalam rumah tangga mereka. Sampai akhirnya di suatu hari, Riama memilih untuk balas dendam ke suaminya itu.

“Saya mau balas dendam sama suami. Karena ketidaktahanan saya, saya berdoa, ‘Tuhan saya kepingin bisa selingkuh,” tutur Riama.

Perselingkuhan Riama bermula sejak dirinya bertemu dengan teman lamanya bernama Riko. Sejak itulah Riama mulai menghabiskan banyak waktu berkomunikasi dengan pria itu. Ketidakhadiran suaminya bahkan bukan lagi jadi masalah.

“Sejak saya mengenal teman saya, otomatiskan saya merasa nyaman dan tidak lagi membutuhkan kehadiran suami. (Saya) Telepon teman saya. Dari saya nangisnya sampai tersesak, saya bisa sampai ketawa bahagia. Karena bisa mendapatkan kenyamanan. Dari situ, ketika suami saya mau pergi saya jadi terbiasa. Lama-lama sampai saya mengharapkan ‘loe kapan perginya?’ Kapan loe perginya supaya saya bisa berkomunikasi. Komunikasi saya itu by phone,” ucap Riama.

Hubungan keduanya yang sudah begitu dekat membuat Riama luluh. Dia bahkan gak segan-segan meminjamkan uang ke Riko untuk membantu pendanaan usahanya yang baru.

Rahasia yang disembunyikan serapat apapun akhirnya ketahuan juga. Perselingkuhan Riama ketahuan oleh Yanto. Hal itu membuat keduanya kembali bertengkar hebat dan membuat Yanto meninggalkan rumah. “Saya meninggalkan anak istri saya dengan pikiran yang kacau balau,” ucap Yanto.

Entah mengapa, saat itu Yanto masuk ke sebuah toko buku dan mendapati satu buku dan membacanya. Lewat sebuah kalimat yang tertulis di dalam buku, Yanto menyadari semua kesalahannya. “Saya baca sambil saya menangis, merenung. Ternyata bahwa tidak ada satu manusia pun yang bisa menolong kita selain Tuhan Yesus.”

Kalimat itu membuat Yanto terus merenungkan kondisi pernikahannya. Dia mulai menyadari bahwa pernikahan itu adalah satu ikatan yang kudus dan yang harus dihargai. Apapun yang terjadi, kekudusan pernikahan harus tetap dijaga.

Sementara hubungan Riama dan Riko tidak berjalan mulus. Riko tampak mulai menghindar perlahan-lahan. Dia seakan tak lagi mau melanjutkan perselingkuhan yang mereka sudah mulai. Hal inilah yang membuat Riama mulai kecewa.

Apa yang dilakukan Riko terhadapnya membuat Riama jatuh sakit. Dia kerap jatuh pingsan dan kejang-kejang. Untungnya, sang suami selalu ada disaat-saat seperti itu dan membuatnya merasa kembali membutuhkan kehadiran sang suami.

Baca Juga :

Demi Wanita Pilihannya, Petrus Surio Lawan Orangtua Sendiri

Selamat dari Likuifaksi Palu, Belasan Siswa SMA Ini Berdoa dan Sembah Tuhan di Atas Lumpur

Kondisi ini pada akhirnya mengubahkan hubungan keduanya. Baik Yanto dan Riama mulai menyadari kesalahan masing-masing dan mau mengampuni apapun yang terjadi.

Kini, kehidupan rumah tangga pasangan ini benar-benar sudah dipulihkan. Keduanya sudah belajar saling memahami dan memperlakukan dengan cara yang benar.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus, yang sudah memulihkan keluarga saya, rumah tangga saya khususnya saya dengan suami. Bisa berkomunikasi dengan baik. Dan anak-anak juga sudah merasakan kasih Yesus dalam rumah tangga kami,” tandas Riama.

Sumber : Solusitv/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

adrian 18 July 2019 - 21:48:14

Hutang

0 Answer

Dunia Anak 18 July 2019 - 12:05:47

Iop

0 Answer

Dunia Anak 18 July 2019 - 12:05:39

Rhon n

0 Answer


Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Fun Run Juli Week 3


7270

Banner Testify Juli Week 3