Lori Mora

Official Writer
2074


Joni Eareckson Tada menyampaikan kalau dia hampir selesai dengan pengobatan radiasi untuk kankernya. Dan selama proses pengobatan tersebut, Joni mengaku hanya mengandalkan ayat Alkitab untuk kesembuhannya.

Dalam satu kesempatan, Joni menyampaikan kalau dirinya memegang teguh ayat 1 Korintus 9: 25 yang berkata, “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.”

“Ya, aku punya 1 Korintus 9: 25 untuk menginspirasiku,” katanya.

Menurutnya, mahkota abadi yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah menghormati Kristus sebaik mungkin melalui pencobaan yang kita alami.

Dia mengaku terinspirasi dengan ucapan teolog John Piper saat dia menghadapi kankernya. Katanya, “Kanker tidak menang kalau kita mati, tapi kanker hanya akan menang kalau kita gagal menghormati Yesus Kristus.”

Baca Juga :

Pemuda Ini Meninggal Setelah Santap Sisa Pasta, Rupanya Ini Sebabnya….

Meski Idap Kanker Paru, Humas BNPB Sutopo Tetap Semangat Melayani Masyarakat

Joni menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukungnya. Dan menyampaikan kalau proses penyembuhan yang dilalui sudah melewati tiga perempat dari proses radiasi. Dia berharap proses ini bisa menghancurkan sel-sel kanker di dalam tubuhnya.

Dalam proses ini, Joni membagikan bagaimana dia harus melaluinya dengan begitu sakit. Ditambah dengan kondisi tubuhnya yang lumpuh. Untuk menjalankan olahraga seperti yang dianjurkan dokter, Joni harus meminta suaminya Ken Tada untuk membantu.

“Ken menempelkan tanganku ke alat latihan lengan dan membiarkan saya sendiri melakukannya. Setelah sekitar lima menit, jantung saya terpompa keras. Dan itu artinya ada kesempatan yang baik bagi paru-paru saya untuk sembuh,” katanya.

Seperti diketahui, Joni Tada didiagnosa menderita kanker payudara stadium 3 pada tahun 2010 silam. Sejak saat itu, dirinya mulai menjalani penyembuhan mastektomi dan kemoterapi. Pada tahun 2015, dia dinyatakan bebas kanker.

Tapi pada bulan November, dia kembali menjalani pemeriksaan benjolan kecil yang tumbuh di sekitar bekas mastektomi sebelumnya. Setelah biopsi, dokter menemukan tumor kecil di dalam nodul.

“Saat saya mendengar berita tak terduga tentang kanker dari ahli bedah onkologi, saya santai saja dan tersenyum, (saya) tahu kalau Tuhan mengasihi saya dan memegang saya dengan erat di tangan-Nya. Seberapa baiknya itu kalau kita hanya percaya pada Tuhan saat kita memahami jalan-jalan-Nya? Itu akan menjamin hidup yang penuh dengan keraguan,” terangnya.

Yes! Iman seperti inilah yang harusnya kita punya bahkan saat kita berhadapan dengan kondisi yang mustahil membaik. Mari melekat di dalam Tuhan dan menikmati perjalanan bersama dengan Dia. 

Sumber : CP/Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

advertise with us


7250

Banner Mitra Juni Week 1-2