Sebagai Suami Istri, Teladan Apa yang Sudah Kamu Tularkan dalam Pernikahanmu?

Marriage / 26 November 2018

Kalangan Sendiri
Sebagai Suami Istri, Teladan Apa yang Sudah Kamu Tularkan dalam Pernikahanmu?
Sumber: Pinterest.com
Lori Official Writer
3772

Baik pasangan yang baru menikah maupun yang sudah punya anak perlu menjawab pertanyaan ini. Teladan apa yang sudah kamu tularkan dalam pernikahanmu?

Kamu mungkin berpikir kalau pernikahanmu hanya bicara tentang kamu dan pasanganmu. Bahwa satu-satunya orang yang ada dalam pernikahanmu adalah pasanganmu saja. Faktanya bukan begitu. Pernikahan bicara bukan hanya soal dua orang saja, tapi pernikahan itu adalah corporate dan besar, baik mencakup anak, orangtua dan juga keluarga inti lainnya.

Baca Juga :

3 Alasan Kenapa Belajar Alkitab Bareng Pasangan Itu Baik Bagi Pernikahanmu

Pesan Cinta dari Yohanes 3: 16 yang Harus Diketahui Setiap Pasangan Menikah

Baik tindakan, perkataan dan sikapmu kepada orang-orang di sekitarmu akan menentukan siapa kamu dan teladan apa yang kamu tularkan kepada mereka. Bahkan pasanganmu sendiri juga akan terus memperhatikan setiap hal yang kamu lakukan.

Jadi sejauh ini, apakah kamu sudah memberi contoh yang baik?

Teladanmu akan menentukan seberapa kuatnya fondasi pernikahan kalian. Jika kamu ternyata menularkan hal-hal yang buruk, maka bisa dibayangkan kalau perceraian, konflik, dan masalah ekonomi dalam pernikahan akan muncul.

Pernikahan dimaksudkan untuk mengungkapkan sesuatu yang mendalam kepada dunia. Dua pribadi yang saling mencintai, saling berlaku baik satu sama lain dan saling percaya dan menghormati harus dilakukan dengan cara yang sama seperti yang Kristus lakukan kepada gereja-Nya. Karena dengan menjadi terang dalam pernikahanmu itu artinya kamu sudah menjalankan panggilan Tuhan untuk menghidupkan terang-Nya dalam hidupmu.

“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5: 16)

Tak ada pasangan atau pernikahan yang sempurna. Tapi kamu bisa berjuang untuk membangun pernikahanmu di tengah ketidaksempurnaan itu. Bahkan ketika kalian bisa melewati masalah demi masalah, kalian bisa saja menjadi kesaksian yang hidup bagi pasangan-pasangan lain yang tengah berjuang.

Sementara sebagai orangtua, sudahkah kamu memberikan teladan kepada anak-anakmu? Karena cara didik orangtua akan menentukan pertumbuhan anak nantinya saat mereka dewasa.

Dan yang juga tak kalah menakjubkannya. Suami istri yang menunjukkan teladan yang baik di tengah pernikahannya juga bisa jadi inspirasi bagi para kaum lajang. Para lajang bisa menjadi sangat termotivasi dan tak lagi takut untuk melangkah dalam sebuah pernikahan. Karena mereka optimis bahwa mereka bisa melaluinya sama seperti teladan yang kalian tunjukkan dalam pernikahan.

Kenapa teladan pernikahan itu penting saat ini? Karena anak-anak kita, para lajang dan bahkan pasangan yang sudah menikah sedang diserang oleh semakin banyaknya pernikahan yang rusak belakangan ini. Karena itu mereka perlu mendengar dan menyaksikan soal teladan pernikahan yang sehat. Mereka perlu tahu kalau saat mereka berjuang atau mengalai masa-masa yang buruk, mereka harus mampu melaluinya dengan benar.

Ingatlah ayat ini:

“Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.” (Ibrani 13: 4) 

Sumber : focusonthefamily.ca/Jawaban.com
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?