Lori Mora

Official Writer
6757


Kita semua akrab dengan ucapan Yesus saat Dia mengajar doa Bapa Kami. Di dalam doa ini, kita akan menemukan Yesus menyampaikan “…datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.” (Matius 6: 10)

Kita kadang gak paham betul soal ucapan ini. Tapi berdasarkan ayat ini, mari memaknai ucapan ini secara alkitabiah. Yesus meminta kita berdoa supaya kita apa yang terjadi di surga akan terjadi di bumi.

Dengan kata lain, doa ini bertujuan supaya kehendak Tuhan terjadi di bumi sebagaimana Tuhan kehendaki di surga. Apa sih yang Tuhan kehendaki di surga? Di surga kita tak akan mendapati ada sakit penyakit, gak ada depresi, gak ada musibah. Yang ada hanyalah sukacita dan damai sejahtera.

Jadi, yang dimaksud Yesus tentang kehendak Allah atas bumi adalah dimana kita harus percaya bahwa akan terjadi kesembuhan dan kesehatan bagi umat-Nya di bumi. Saat kita mendoakan seseorang yang sedang sakit, mintalah supaya orang yang kita doakan itu sembuh.

Kita percaya kalau kesembuhan fisik kita sudah dibayar di atas salib. Karena itulah kita punya keyakinan bahwa saat kita berdoa untuk orang sakit, maka kesembuhan yang kita terima dari Yesus akan terjadi.

Karena itulah, kita harus menafsirkan ayat Matius 6: 10 ini dengan tafsiran yang benar. Ada saja orang yang mungkin berpikir bahwa ucapan Yesus itu adalah supaya kita berdoa biar semua hal yang terjadi di bumi akan sama persis seperti di surga. Tentu saja gak ada penginjilan di surga sebagaimana kita melakukannya di bumi. Karena itulah kita harus berdoa, “Tuhan, semoga semua penginjilan di dunia ini berjalan dengan baik sehingga dunia akan terasa seperti surga.”

Sementara untuk pencobaan-pencobaan yang kita alami di dunia, kita perlu memahami kalau di surga sama sekali tak lagi ada ujian iman. Jadi mari memahami kalau pencobaan yang kita alami di bumi adalah proses bagi kita untuk mengalami pertumbuhan iman kita. Jadi berdoalah, “Tuhan, kuatkanlah kami untuk melalui setiap pencobaan di bumi sehingga kami akan beroleh kehidupan yang layak di surga.”

Lalu bagaimana dengan kematian? Pada akhirnya, kita akan menyongsong langit yang baru dan bumi yang baru. Kematian adalah realitas terakhir bagi setiap manusia. Tapi kalau kita mencoba meniru surga di bumi, bukankah hal itu berarti kita harus membangkitkan setiap orang dari kematian, bukan hanya sekali, tapi tanpa henti. Tentu saja bukan itu yang Yesus mau kita minta di dalam doa kita. Dia justru mengajarkan kita bahwa kita harus berdoa sesuai dengan kehendak Tuhan, yang sempurna dan layak.

Kehendak yang Tuhan inginkan terjadi di bumi yaitu supaya kita bisa menyembuhkan orang-orang sakit. Bisa membebaskan tawanan dan membawa kabar baik kepada yang terhilang. Kita belajar bahwa Dia telah mengurapi kita untuk membawa harapan bagi yang kehilangan pengharapan, kemenangan bagi orang-orang yang tertindas dan orang-orang yang lemah.

Pada saat yang sama, Allah akan menggenapi kehendak-Nya di bumi sebagai hakim yang menghakimi orang-orang berdosa.

Dengan memahami doa Bapa Kami, kita pasti mampu menghadirkan kehendak Tuhan dan kerajaan-Nya terjadi di bumi melalui kita. Dengan kuasa doa di dalam nama Yesus, kita mampu menghadirkan atmosfer surga di sekeliling kita. 

Sumber : CT/jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer

Ning Ng 21 April 2020 - 01:06:59

Kesaksian mendapat anak

0 Answer


Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Stella sherly 13 April 2020 - 13:56:27
Salam sejahtera ... mohon dukungan doanya saudara2... more..

Banner Mitra April Week 3


7257

Mitra Banner Maret Week 3