Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
1528


Pilkada serentak akan digelar dua hari lagi, tepatnya Rabu, 27 Juni 2018 nanti. Meskipun pemerintah sudah menghimbau supaya semua belah pihak harus menjaga kondusivitas dan keamanan menjelang Pilkada nanti. Namun tetap saja selalu ada pihak yang berusaha menyebar hoaks.

Sebuah surat edaran berisi perjanjian yang dilakukan calon Walikota Rahmat Effendi dengan pihak gereja sempat viral dan mengejutkan semua pihak. Di dalam surat tersebut, ditemukan bahwa Rahmat berjanji akan mendirikan 500 bangunan gereja Kristen dan Katolik kalau dirinya menang di Pilkada nanti.

Terkait berita itu, Rahmat Effendi angkat suara dan membantah surat edaran tersebut. Dia mengaku surat itu hoaks dan sengaja dibuat pihak tertentu untuk memecah belah umat beragama. Malah, dia menegaskan bahwa nomor surat dan tanda tangan yang tercantum di dalamnya adalah palsu. “Itu hoaks. Tanda tangan saya dipalsukan,” katanya.

Baca Juga :

Hadapi Pilkada Serentak, Pendeta Gideon Munthe Ajak Jemaat GKII Pusat Medan Lakukan Ini!

Kepolisian Rangkul Anak Muda Tangkal Hoaks Selama Pilkada, Begini Caranya…

Senada dengan itu, Persekutuan gereja-gereja di Indonesia (PGI) Jerry Sumampouw kembali mengklarifikasi kepada seluruh pihak gereja bahwa surat tersebut hoaks.

“Jadi saya konfirmasikan bahwa surat perjanjian itu palsu. Dan kami tidak tahu siapa yang membuatnya,” kata Jerry, seperti dikutip Cnn Indonesia, Senin (25/6).



Jerry meyakini, surat itu sengaja diedarkan pihak tertentu dengan motif politis. Apalagi pihak yang disebut di dalam surat juga turut menjadi kandidat di Pilkada nanti.

Dia juga membantah kalau pihak PGI sama sekali tak pernah menyepakati perjanjian apapun dengan Rahmat Effendi. “PGI di kota Bekasi memang ada. Tapi nama-nama tersebut bukan bagian dari kami. Begitu pula dari organisasi Katolik. Kami sudah melakukan dialog dan tidak ada nama yang bersangkutan,” terang Jerry.

Untuk mencegah masalah ini, pihak PGI sendiri menghimbau seluruh masyarakat supaya tak mudah terhasut dan lebih cerdas dan kritis menanggapi isu-isu yang mengatasnamakan SARA hanya untuk tujuan memenangkan kandidat Pilkada tertentu.

“Kami berharap hal tersebut jangan ditanggapi serius oleh masyarakat. Masyarakat harus cerdas dan kritis mengenai surat yang beredar ini,” katanya.

Sangat disayangkan memang, sekalipun pemerintah sudah menghimbau semua pihak untuk mencegah penyebaran berita hoaks. Namun tetap saja ada beberapa pihak yang mencoba memperkeruh situasi dengan mengangkat isu yang berkaitan dengan agama. Kita berharap supaya para pelaku ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sumber : Cnn Indonesia/Pojoksatu.id

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Nita 19 July 2018 - 23:17:38

Cara melunasi hutang

0 Answer

Lamris Silaban 19 July 2018 - 18:38:58

Suami saya seorang penatua gereja. Sebagai istri s.. more..

0 Answer

Fred D Hunter Nainggolan 18 July 2018 - 09:43:25

Mengapa perbuatan yang salah itu tidak selalu bena.. more..

2 Answer


Junedi fajri 18 July 2018 - 00:35:51
Saya minta didoakan agar bisa terlepas dari pengar... more..

Christa Tita 6 July 2018 - 00:22:37
Mohon dukungan doanya, saya sedang bergumul dalam ... more..

Dina Mariani 30 June 2018 - 10:27:48
Syalom... Saya mohon dukungan doa dari saudara/i y... more..

MyAryaputra 12 June 2018 - 16:39:42
Mohon dukungan doa untuk pendanaan pembelian tanah... more..

Banner Mitra Week  3


7187

advertise with us