Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
1422


Jenazah korban serangan bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Aloysius Bayu Rendra Wardhana (Bayu) akhirnya diserahkan kepada keluarga. Sebelum dimakamkan, jenazah Bayu dihantarkan ke gereja SMTB untuk menjalani prosesi misa perpisahan pada Rabu, 23 Mei 2018.

Ratusan pelayat pun berdatangan memenuhi ruang gereja sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pria penghadang bom itu.

Menariknya, dalam serangkaian misa ini, beredar selebaran berisi gambar Bayu beserta keluarga kecilnya. Di dalam selebaran bagian belakang, tertulis sebuah pesan yang dikutip dari ucapan Bayu yang disampaikan lewat Whatsapp beberapa waktu lalu kepada pemuda gereja.

Baca Juga:

Pesan Istri Korban Bom ke Anak, "Papamu di Surga dengan Allah Bapa Karena Jadi Martir"

Istri Bayu Korban Bom Surabaya Mengaku Sudah Ampuni Pelaku, dan Ini Doa Dia

Pesan tersebut berbunyi, “Perlu diingat ya adik-adik kita bukan tukang parkir, tapi kita petugas yang melayani umat dan gereja di lingkup parkir. Di mana kita seharusnya bangga bisa melayani Tuhan dengan situasi yang berat berjam-jam, panas kepanasan, hujan kehujanan, dan lain-lainnya yang banyak lagi.”

Pesan ini disampaikan Bayu karena dirinya memang sudah menggeluti tugas sebagai relawan keamanan di gereja sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat kejadian serangan bom, dirinya kebetulan bertugas sebagai koordinator relawan keamanan yang berjaga di sekitar gereja.


Menurutnya menjaga parkir juga merupakan pekerjaan melayani Tuhan. Karena itu dia berpesan supaya anak-anak muda jangan pernah minder untuk menjalankan tugas penjaga parkir setiap minggunya.

“Jadi adik-adik jangan minder kalau membantu di parkir. Jadilah OMK yang handal apapun bidangnya pelayanannya karena kalian lah pilar-pilar gereja. Dan tidak semua orang bersedia dan terpanggil melayani Tuhan di lingkup parkir. Semangat ya. Terima kasih. Kalian lah yang terbaik,” demikian Bayu menutup pesannya.

Kita tentu saja kehilangan sosok yang begitu tulus melayani dan mencintai Tuhan , seperti sosok Bayu. Di akhir kematiannya dia harus meninggalkan seorang istri dan kedua anak-anaknya. Namun, kita percaya apa yang dilakukannya semasa hidup untuk Tuhan bukanlah hal yang sia-sia, melainkan akan diperhitungkan oleh Tuhan.

Selamat jalan Bayu. Terima kasih atas hatimu yang besar untuk melayani Tuhan dan semoga pesanmu akan selalu diingat oleh semua anak muda yang melayani di rumah Tuhan.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Hallo 18 February 2019 - 23:17:54

Apakah terlibat tawuran demi membela harga diri ke.. more..

0 Answer

Richard 18 February 2019 - 20:43:29

hutang

0 Answer

rina ashari 15 February 2019 - 04:48:52

makanan yang baik untuk ibu hamil usis di atas 40 .. more..

1 Answer


Richard 18 February 2019 - 20:46:28
Tolong Doakan agar hutang saya dapat berkurang.

Abigail Eleanor 11 February 2019 - 18:23:08
Tolong doakan saya lg mencari kerja..usia saya 35t... more..

A 8 February 2019 - 17:48:57
Tes

Viona 7 February 2019 - 10:54:05
Saya mohon dukungan dalam doa untuk pasangan hidup... more..

Banner Mitra Week 3


7237

advertise with us