Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1637


Jenazah korban serangan bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Aloysius Bayu Rendra Wardhana (Bayu) akhirnya diserahkan kepada keluarga. Sebelum dimakamkan, jenazah Bayu dihantarkan ke gereja SMTB untuk menjalani prosesi misa perpisahan pada Rabu, 23 Mei 2018.

Ratusan pelayat pun berdatangan memenuhi ruang gereja sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pria penghadang bom itu.

Menariknya, dalam serangkaian misa ini, beredar selebaran berisi gambar Bayu beserta keluarga kecilnya. Di dalam selebaran bagian belakang, tertulis sebuah pesan yang dikutip dari ucapan Bayu yang disampaikan lewat Whatsapp beberapa waktu lalu kepada pemuda gereja.

Baca Juga:

Pesan Istri Korban Bom ke Anak, "Papamu di Surga dengan Allah Bapa Karena Jadi Martir"

Istri Bayu Korban Bom Surabaya Mengaku Sudah Ampuni Pelaku, dan Ini Doa Dia

Pesan tersebut berbunyi, “Perlu diingat ya adik-adik kita bukan tukang parkir, tapi kita petugas yang melayani umat dan gereja di lingkup parkir. Di mana kita seharusnya bangga bisa melayani Tuhan dengan situasi yang berat berjam-jam, panas kepanasan, hujan kehujanan, dan lain-lainnya yang banyak lagi.”

Pesan ini disampaikan Bayu karena dirinya memang sudah menggeluti tugas sebagai relawan keamanan di gereja sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat kejadian serangan bom, dirinya kebetulan bertugas sebagai koordinator relawan keamanan yang berjaga di sekitar gereja.


Menurutnya menjaga parkir juga merupakan pekerjaan melayani Tuhan. Karena itu dia berpesan supaya anak-anak muda jangan pernah minder untuk menjalankan tugas penjaga parkir setiap minggunya.

“Jadi adik-adik jangan minder kalau membantu di parkir. Jadilah OMK yang handal apapun bidangnya pelayanannya karena kalian lah pilar-pilar gereja. Dan tidak semua orang bersedia dan terpanggil melayani Tuhan di lingkup parkir. Semangat ya. Terima kasih. Kalian lah yang terbaik,” demikian Bayu menutup pesannya.

Kita tentu saja kehilangan sosok yang begitu tulus melayani dan mencintai Tuhan , seperti sosok Bayu. Di akhir kematiannya dia harus meninggalkan seorang istri dan kedua anak-anaknya. Namun, kita percaya apa yang dilakukannya semasa hidup untuk Tuhan bukanlah hal yang sia-sia, melainkan akan diperhitungkan oleh Tuhan.

Selamat jalan Bayu. Terima kasih atas hatimu yang besar untuk melayani Tuhan dan semoga pesanmu akan selalu diingat oleh semua anak muda yang melayani di rumah Tuhan.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Gelatik Senja 22 August 2019 - 23:33:40

Cara mengendalikan hawa nafsu

0 Answer

Samu Vastro 22 August 2019 - 23:11:21

Hormati

0 Answer

Sarif Poltek 22 August 2019 - 21:37:34

Seorang nelayan berada di permukaan laut dengan p.. more..

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7274

Banner Mitra Agustus Week 3