Aneh! Saat Valentine Wanita Jepang yang Justru Kasih Cokelat ke Pria

Single / 10 February 2017

Aneh! Saat Valentine Wanita Jepang yang Justru Kasih Cokelat ke Pria
Sumber: Techybloggerz.com
Lori Official Writer
4515

Setiap 14 Februari, sudah menjadi tradisi di berbagai belahan negara merayakan hari kasih sayang atau disebut Valentine. Tentu saja ini ada sejarahnya, dan bukan sekadar perayaan kasih sayang semata. Karena dalam kisahnya diceritakan tentang seorang pria Roma bernama Saint Valentine yang membantikan hidupnya untuk melayani Tuhan di sebuah kuil pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Ia dipenjara karena membantah titah Kaisar untuk menyangkali imannya dan dihukum mati. Di akhir hidupnya, dia pun meninggalkan ucapan selamat tinggal kepada putri seorang sipir penjara yang bersahabat dengannya. Tepat di tanggal 14 Februari, ia menulis ‘Dari Valentinemu.’

Kisah ini menjadi melegenda dan akhirnya dinobatkan sjadi hari kasih sayang, yaitu melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Saint Valentine: bertukar surat cinta. Seiring berlalunya waktu, hari Valentine diwarnai dengan saling berkirim puisi cinta, hadiah semisal bunga dan bahkan cokelat. Dan pada umumnya yang memberikan adalah pihak pria kepada wanita yang mereka cintai atau sukai.

Tapi tahukah kamu kalau ternyata kebiasaan ini justru kebalikannya di Jepang. Dalam tradisi Valentine Jepang, kaum wanita akan memberikan cokelat buatannya sendiri atau yang dibeli kepada pria yang mereka sukai. Jenis cokelat yang diberikan pun beraneka ragam. Kalau untuk pria yang mereka sukai, akan diberikan cokelat Honmei Choco dan untuk sekadar rekan pria saja mereka diberikan Giri Choco.

Sementara kaum pria akan duduk santai saja dan menerima hadiah tersebut.Tapi jangan salah, sebulan setelah perayaan Valentine, kaum pria ini akan membalas pemberian itu dengan memberikan kaum wanita hadiah berwarna putih tepat di Hari Putih (White Day) yang dirayakan setiap 14 Maret. Cokelat Giri-Choko biasa dikembalikan sesuai dengan bentuk aslinya, tapi Honmei Choco dikembalikan dengan harga berkali-kali lipat dari aslinya. Mereka biasanya mengembalikan Honmei Choco dalam bentuk perhiasan, lingerie, atau beberapa kado romantis lainnya.

Tradisi Valentine Jepang memang unik ya. Tapi terlepas dari apapun kebiasaan yang dilakukannya, kita harus lebih kritis menanggapi soal perayaan ini. Tak peduli pihak mana yang terlebih dulu memberikan hadiah, cokelat atau bunga. Sepanjang mereka berani dan mau mengungkapkan kasih sayangnya ke orang lain, hal itu wajar-wajar saja sih. Tapi yang paling penting buat kita pahami adalah jangan sampai hadiah yang kita kasih itu berlebihan, dalam artian harganya harus mahal dan sebagainya. Mengungkapkan cinta itu juga bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan murah. Asal hati kita tulus saja ya.

Jadi buat kamu yang bakal ngerayain Valentine, udah punya ide ngerayainnya bareng siapa dan kasih kado apa? 

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?