Perkataan yang Memberi Semangat
Kalangan Sendiri

Perkataan yang Memberi Semangat

Budhi Marpaung Official Writer
      6617
Yesaya 50:4a

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu.

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]mazmu100[/kitab]; [kitab]lukas21[/kitab]; [kitab]yehez4-6[/kitab]

Ketika SD dulu, saya menganggap meledek teman adalah hal yang lucu dan sah-sah saja. Walaupun tidak sering, tetapi saya pernah membuat teman menangis atau marah dengan perkataan yang saya keluarkan. Sebagai seseorang yang belum begitu banyak mengerti dampak dari apa yang bisa terjadi dari sebuah kata-kata, saya tidak ada perasaan bersalah saat berkata-kata pedas.

Lambat laun, sejalan dengan pengertian saya yang bertambah akan Firman Tuhan, saya akhirnya menyadari bahwa saya harus menjaga kata-kata saya. Saya perlu memikirkan apa yang boleh keluar dari mulut saya.

Ayat nats renungan ini begitu memberkati penulis setiap membacanya. Dikatakan disana bahwa dengan lidah, saya dapat memberikan semangat kepada orang yang letih lesu. Firman Tuhan ini saya yakin adalah ya dan amin.

Tanpa bermaksud membanggakan diri, tetapi pengalaman penulis membuktikan itu. Ketika penulis mengeluarkan kata-kata yang membangun dan menyampaikan ayat-ayat Alkitab, saya melihat orang-orang yang tadinya pusing dengan masalah, berfokus dengan persoalan, bisa tersenyum dan termotivasi untuk mencari Tuhan lebih sungguh-sungguh lagi.

Penulis tidak tahu apa yang menjadi kendala atau hambatan Anda untuk mengeluarkan kata-kata yang baik kepada orang lain, tetapi yang penulis yakini Tuhan mampu membantu Anda jika Anda memintanya. Lihatlah sendiri, ketika Anda mengeluarkan hal-hal positif dan bahkan kebenaran Allah dari mulut Anda, ada banyak orang di sekitar Anda yang hidupnya diberkati dan diubahkan.

 

Karena sesungguhnya yang Tuhan kehendaki keluar dari mulut kita adalah perkataan yang memberkati dan bukannya mengutuki.

Ikuti Kami