Bimas Kristen Kembali Ingatkan Waspada Ajaran Sesat kepada Umat
Sumber: bimaskristen.kemenag.go.id

Nasional / 19 April 2016

Kalangan Sendiri

Bimas Kristen Kembali Ingatkan Waspada Ajaran Sesat kepada Umat

daniel.tanamal Official Writer
10072

Direktorat Jenderal Bimas Kristen menyampaikan Empat Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Kristen di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Kristen, Oditha R Hutabarat, dalam acara Konsultasi dengan Penyuluh Agama Kristen PNS Se-Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (18/4/2016).
(Baca Juga: Miris, Aceh Hukum Cambuk Wanita Kristen Ini)

Dari keempat tugas dan fungsi itu, salahsatunya dalam fungsi informasi adalah menginformasikan kewaspadaan mengenai ajaran-ajaran sesat kepada umat agar mereka dapat mengetahui perkembangan informasi secara baru. "Jadi melalui Bapak Ibu sekalianlah diinformasikan berbagai perkembangan, berbagai pengetahuan tentang kehidupan bersama dengan masyarakat dan agama yang berbeda. Dan melalui Bapak Ibu sekalian disampaikan informasi tentang ajaran-ajaran sesat dan sebagainya sehingga umat yang kita layani betul-betul mengetahui perkembangan-perkembangan secara baik."

(Baca Juga: Marah Terhadap ISIS, Ribuan Orang di Irak Pilih Ikut Kristus)

Tiga fungsi lainnya adalah, fungsi edukatif dimana penyuluh juga bertugas sebagai seorang pendidik bagi umatnya, fungsi konsultatif dimana penyuluh menjadi pendengar setiap umat yang memiliki masalah dan ikut mencari solusi. Keempat adalah fungsi advokatif, dimana penyuluh dapat menjadi seorang pembela bagi permasalahan di lingkungan umat Kristen, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. “Jadi tugas dan fungsi empat hal ini yang harus kita elaborasi sedemikian sinergis sesuai dengan konteks dimana kita ada” tegasnya.
(Baca Juga: Ternyata Kakek Pengemis Ini Adalah Donatur Terbesar Gereja)

Oditha juga menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Kristen menjadi garda terdepan Dirjen Bimas Kristen disetiap wilayah di Indonesia untuk melayani setiap umat. "Penyuluh Agama Kristen itu menjadi ujung tombak, ujung tombak Direktorat Jenderal Bimas Kristen khususnya di tempat-tempat dimana tidak ada Struktur Bimas Kristen. Jadi Bapak Ibu adalah kepanjangan tangan kami bersama dengan Penyuluh Non PNS di berbagai Wilayah di Indonesia ini untuk melayani umat Kristen dalam seluruh permasalahannya dan seluruh potensi yang ada di tengah-tengah masyarakat Kristen." 
(Baca Juga: Negara Mayoritas Kristen Ini Dinilai Paling Sengsara Sedunia)

Sementara itu Kakanwil Kemenag Propinsi Sulsel, Abdul Wahid Thahir dalam sambutannya menyatakan bahwa kehidupan umat beragama di Sulawesi Selatan nyaris tidak terjadi masalah. Yang ada hanyalah masalah internal umat beragama dan itu hanya masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan baik. (Baca Juga: Setelah Bertobat dan Terima Yesus, Dokter Ini Rintis 50 Gereja)


Sumber : bimaskristen.kemenag.go.id
Halaman :
1

Ikuti Kami