Thomas Lembong: Tema Natal Tahun Ini Jadikan Kita Satu Keluarga

Internasional / 19 December 2015

Thomas Lembong: Tema Natal Tahun Ini Jadikan Kita Satu Keluarga
Sumber: metrotvnews.com
daniel.tanamal Official Writer
6578
<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style> Menteri Perdagangan Thomas T. Lembong yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Natal Bersama Nasional Tahun 2015 ini menjelaskan bahwa kota Kupang NTT dipilih menjadi tempat Natal Nasional 2015 karena dianggap sebagai simbol kerukunan umat beragama dan pentingnya toleransi.

Selain itu, Kupang juga memiliki potensi sumber daya alam yang perlu diketahui masyarakat dunia. “Potensi Kota Kupang akan kita perkenalkan kepada dunia dengan mengundang perwakilan negara-negara sahabat yang ada di Jakarta dalam upaya membangun perekonomian daerah,” ujarnya.

Terkait pentingnya toleransi ini, Mendag menegaskan bahwa pesan utama perayaan Natal tahun ini adalah mempertegas toleransi pada manusia dan semua ciptaan Tuhan. Untuk itu, tema Natal tahun ini adalah “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah”, yang pada dasarnya merupakan penjabaran dari Kitab Kejadian 9:16. Tema ini sudah ditetapkan secara bersama oleh Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI).

“Tema Natal ini mengingatkan kita kembali untuk hidup sebagai keluarga Allah yang dituntun oleh pelangi kasih, hidup berbagi, mampu mengendalikan diri dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara, serta menjaga kelestarian lingkungan di muka bumi ini,” kata Thomas Lembong.

Menurutnya, hidup bersama sebagai keluarga Allah mengandung pesan utama bahwa kita adalah satu keluarga. Sebagai anggota keluarga, kita masing-masing mempunyai tanggung jawab untuk menjadikan hidup bersama di bumi ini semakin baik dan menjaga keselamatan manusia dan keutuhan seluruh ciptaan, makhluk hidup lainnya.

“Tidak sedikit orang menguras habis alam ini demi meraup keuntungan. Hal ini menyebabkan hubungan manusia dengan sesamanya dan dengan alam terganggu. Menjadi tugas kita bersama untuk memperbaiki relasi yang rusak itu. Kita harus mengupayakan terwujudnya bumi yang satu ini sebagai 'rumah kita bersama',” tambah Thomas.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?