BPOM Rilis 4 Jajanan Anak Paling Berbahaya

BPOM Rilis 4 Jajanan Anak Paling Berbahaya

Theresia Karo Karo Official Writer
9677

Badan Pengawas Obat dan Makanan melakukan penelitian terhadap jajanan anak yang dijual oleh pedagang kaki lima. Hasil cukup memprihatinkan, sebab hampir setengahnya atau 44 persen jajanan anak mengandung zat yang menimbulkan ketergantungan atau adiktif.

Meski bukan tergolong narkotika dan psikotropika, namun ketergantungan zat adiktif akan sangat sulit untuk dihentikan. Dan bila berhenti, dapat memberikan efek lelah atau rasa sakit yang luar biasa. 

Dilansir dari Tempo.co, Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM Mustofa menyampaikan bahwa terdapat empat urutan jajanan anak yang paling berbahaya. “Jajanan paling berbahaya nomor satu adalah es,” ujarnya dalam seminar bertajuk ‘Cermati Kandungan Nutrisi Jajanan Anak, di Jakarta, Kamis kemarin (17/9). 

Menurutnya, bahan baku es balok yang sering digunakan pedagang kaki lima berasal dari air mentah. “Selain mentah, tidak tahu pasti sumber airnya dari mana,” jelasnya. 

Urutan kedua, direktur BPOM ini menyebutkan sirup. “Sirup yang dijual pedagang kaki lima biasanya mengandung zat pewarna dan pemanis,” lanjutnya. 

Meneliti bahan campuran dalam sirup, Mustofa menyebutkan bahwa terlalu banyak zat pewarna yang dimasukkan kedalamnya. Yang tujuannya adalah untuk menarik perhatian anak-anak dengan warna-warni mencolok.

Jeli, adalah jajanan paling berbahaya yang menempati urutan ketiga. Mustofa menyebutkan bahwa sama seperti sirup, jeli memiliki kandungan zat pewarna dan pemanis berlebihan. 

Terakhir adalah bakso. “Biasanya bakso ditambahkan zat pengenyal atau boraks atau formalin,” jelasnya. 

Keempat jenis jajanan yang paling berbahaya ini justru yang paling disukai oleh anak-anak. Dengan demikian, Mustofa mengimbau kepada para orang tua untuk benar-benar mengawasi jajanan yang dikonsumsi oleh Si buah hati. 

Cara lain yang bisa dilakukan orang tua untuk menghindari zat-zat berbahaya ini adalah dengan menyiapkan sendiri cemilan bagi anak. Selain terjamin kebersihannya, Anda juga bisa menyesuaikannya dengan nutrisi yang dibutuhkan anak. Didukung dengan informasi luas lewat internet, Anda bisa bereksplorasi dengan berbagai resep masakan yang sehat.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Sumber : Tempo/Jawaban.com by tk

Ikuti Kami