Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Theresia Karo Karo

Official Writer
4684


Seakan tidak jera menuai kontroversi, Charlie Hebdo kembali mendapat sorotan tajam di media sosial. Dalam edisi terbarunya, majalah satir ini mengolok Aylan Kurdi, yang merupakan bocah pengungsi Suriah berusia 3 tahun yang tenggelam di Laut Aegea dan terdampar di pantai Turki.

Pada sampul depan, Charlie Hebdo menggambarkan tubuh Aylan yang tersungkur di pasir. Terlihat pula gambar papan tanda dengan badut yang dikenal sebagai maskot restoran cepat saji di belakangnya. Kartun tersebut bertuliskan, “Sangat dekat dengan tujuan... Promo! Menu dua anak dengan harga satu.”

Kemudian di halaman kedua, Kartun Aylan dimuat berdampingan dengan gambar Yesus berjalan di atas air dan tulisan, ‘Bukti bahwa Eropa adalah Kristen. Kristen berjalan di atas air, anak-anak Muslim tenggelam.’ Adalah Laurent "Riss" Sourisseau yang merupakan sosok dibalik kartun dengan fitur kaki seorang pria dan anak yang tenggelam tersebut.

Hal ini lantas memunculkan gelombang kemarahan di media sosial. Banyak yang kemudian menyebut majalah asal Prancis ini sebagai rasis penipu dan dianggap tidak sensitif atas krisis kemanusiaan. Mereka juga mengolok Charlie Hebdo yang menggunakan kebebasan berekspresi sebagai dalih untuk berlindung.
 
Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Pengacara Kulit Hitam, Peter Herbert mengungkapkan dalam akun Twitter-nya, bahwa pihaknya berencana melakukan gugatan hukuman terhadap Charlie Hebdo di Mahkamah Kriminal Internasional.

“Charlie Hebdo murni rasis, xenofobia, dan publikasi ideologi rusak yang mewakili runtuhnya moral Perancis,” tulisnya.

Meskipun begitu, tanggapan yang bertolak belakang disampaikan oleh pendiri lembaga think tank Quilliam, Maajid Nawaz. Menurutnya, gambar maskot cepat saji tersebut merupakan kritik atas konsumerisme Eropa yang tanpa hati di hadapan tragedi manusia terburuk di masa kini.

“Sementara gambar umat Kristen yang berjalan di air sementara Muslim tenggelam mengkritik kemunafikan 'cinta' Kristen Eropa,” ujarnya menilai kartun kedua.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Charlie Hebdo menyangkut kartun di sampul majalahnya.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Let share! Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Sumber : CnnIndonesia/Inilah.com by tk

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Alfian Febriyan Official 22 September 2019 - 23:51:09

perbedaan sco unix dan sun unix

0 Answer

vina mukuan 22 September 2019 - 09:05:42

Saya hobby menulis lirik lagu rohani, tapi saya ti.. more..

0 Answer

Galaxy studio moses 21 September 2019 - 19:33:34

Apa dampak dari tersenyum

0 Answer


nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

Banner Mitra September week 3


7276

Banner Mitra September week 3