Review Buku: Be Unlimited Person

Book / 8 August 2015

Review Buku: Be Unlimited Person
Sumber: Jawaban.com
Lori Official Writer
6703
Sukses dan berhasil adalah impian semua orang. Tetapi ada standar sukses yang berbeda bagi setiap orang. Ada yang mengukur sukses dengan tingkat pencapaian sesuai dengan rencana, ada pula yang menilai bahwa dengan memiliki kekayaan dalam jumlah yang besar adalah sebagai kesuksesan. Serta adapula yang menilainya dari banyaknya karya yang sudah dihasilkan.

Menjadi umum dan wajar ketika banyak orang yang masih meyakini berbagai pandangan itu sebagai tolak ukur kesuksesan hidup. Misalnya, memaknai kesuksesan hidup dengan kekayaan yang dimiliki, sehingga fokus hidupnya adalah untuk mengumpulkan harta sebanyak mungkin dari hari ke hari.

Pandangan salah itulah yang coba dikupas oleh seorang Yamowa’a Bate’e dalam buku berjudul ‘Be Unlimited Person’. Orang percaya diingatkan agar tidak tergelincir dan salah dalam menjalani kehidupan. Dalam buku ini dijelaskan prinsip-prinsip kebenaran seperti apa yang seharusnya anak-anak Tuhan ketahui dan anut untuk bisa menjadi pribadi yang tidak terbatas dalam meraih kesuksesan di dunia sebagai Duta Allah.

Penulis menguraikan 24 prinsip kebenaran sebagai tuntunan, pelengkap, inspirasi dan motivasi bagi para pembaca supaya dibentuk menjadi pribadi yang tidak terbatas dan hidup dalam dimensi tak tidak terbatas.

Buku ini sangat cocok dibaca oleh semua kalangan usia dan dijadikan sebagai bahan bacaan yang mendorong pertumbuhan karakter dan rohani yang baik. Sembari membaca, setiap orang bisa menerapkan prinsip-prinsip ini satu per satu dalam kehidupannya.

 

Info Buku

Judul: Be unlimited Person

Penulis: Yamowa’a Bate’e

Penerbit: Andi Publisher

Harga: Rp40.000,-

Sumber : Renungan Pagi/jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?