Ditinggalkan Oleh Tuhan

Ditinggalkan Oleh Tuhan

Lori Official Writer
      18577

Hakim-hakim 16:20

Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu33[/kitab]; [kitab]ITesa5[/kitab]; [kitab]Yesay19-20[/kitab]
The Profumo Affair adalah skandal politik yang menggegerkan dunia pada tahun 1963. Sebutan itu sesuai nama pelaku skandal, John Profumo, Sekretaris Negara untuk urusan Perang Inggris. Profumo berselingkuh dengan seorang mata-mata Rusia, Christine Keeler, yang menyamar menjadi gadis panggung. Kasus memalukan itu kontan menjatuhkan reputasi John Profumo yang tidak tahu kalau wanita yang dikencaninya itu adalah mata-mata. Walaupun di hadapan House of Commons, Profumo membantah bahwa ia memiliki hubungan dengan wanita cantik itu, namun skandal tersebut telah merusak reputasinya dan memaksanya untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Kisah yang dialami Profumo juga dialami oleh Simson, manusia terkuat yang pernah di catat di Alkitab. Reputasi Simson juga hancur karena seorang wanita, mata-mata keturunan orang Filistin bernama Delila. Saat Simson jatuh cinta kepada Delila, orang Filistin memanfaatkan kelemahan itu untuk menjeratnya. Wanita itu diperdaya dengan sejumlah imbalan untuk menguak rahasia kekuatan Simson yang luar biasa. Awalnya usaha wanita Filistin ini memang gagal, namun godaan Delila telah meluluhkan seorang pria yang sedang jatuh cinta itu.

Sebagai bukti cintanya kepada Delila, Simson memberitahukan bahwa ia adalah nazir Tuhan dan bahwa kekuatannya berasal dari rambutnya yang panjang. Jika rambutnya dicukur maka hilanglah kekuatan itu. Rahasia itu lalu diberitakan wanita mata-mata tersebut kepada orang Filistin. Rambut Simson dicukur lalu kemudian dia ditangkap.

Kala itu Simson masih percaya diri bahwa penyertaan Tuhan masih tetap ada, sekalipun ia telah berulang kali tidak menaati Tuhan dan telah memberitahukan rahasia kenazirannya kepada perempuan Filistin itu. Katanya, “Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas (Hakim-hakim 16:20)”.

Sayangnya, Tuhan tidak lagi berkenan akan perbuatan Simson yang terus menerus menuruti hawa nafsunya terhadap wanita. Tuhan meninggalkan Simson! Orang Filistin menangkapnya, lalu mencungkil kedua matanya dan menempatkannya di penjara dengan bekerja sebagai penggiling. Tentu ini adalah perlakuan yang sangat hina bagi seorang hamba Tuhan.

Sekalipun kita tahu bahwa Tuhan adalah pribadi yang maha pengampun dan pengasih, namun Ia tak menghendaki kita untuk bermain-main dengan dosa. Ada masa Tuhan akan meninggalkan kita dan tak lagi melayakkan kita menerima berkat-berkat-Nya. Itulah hukuman yang akan kita terima, mungkin tidak terjadi seketika, tetapi waktunya pasti akan ada.

 

Orang yang bermain-main dengan dosa pasti akan terjatuh dan masuk dalam perangkapnya.

Ikuti Kami