Menikmati Pemberian Allah

Menikmati Pemberian Allah

Tiurma Ida Purba Official Writer
      6044
Show English Version
"Ada suatu kemalangan yang telah kulihat di bawah matahari, yang sangat menekan manusia" (Pengkotbah 6:1)

Karunia adalah pemberian Allah. Bersyukurlah bagi Anda yang diberikan karunia untuk menikmati. Karunia untuk memiliki dan menikmati adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Namun, bagaimana ketika banyak orang yang diberikan karunia untuk memiliki namun tidak menikmatinya. Inilah yang perlu Anda syukuri, ketika Anda diberikan karunia untuk memiliki, Anda juga diberikan karunia untuk menikmati.

Pengkotbah mengatakan ini adalah sebuah kemalangan bagi orang yang mengalaminya. Tetapi banyak orang juga yang diberikan karunia untuk menikmati namun tidak memiliki. Saat ini Anda berada di posisi yang mana? Cobalah renungkan kembali.

Contohnya ketika Anda diberikan rumah mewah, mobil mewah, tapi Anda sibuk bekerja. Bahkan Anda sering berada di luar kota. Dan hanya sebulan sekali pulang. Lalu yang menikmati rumah mewah Anda adalah pembantu Anda dan yang menikmati mobil Anda adalah supir Anda. Apakah Anda menyadarinya,bahwa Anda terlalu begitu sibuk dan tidak dapat menikmati apa yang Tuhan sudah berikan?

Orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.(Pengkotbah 6:2)

Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan kepada Anda karunia untuk menikmati. Karena dengan menikmati apa yang Tuhan berikan, Anda akan merasakan bahwa hidup ini adalah bagaimana Anda menikmati pemberian Allah. 

Ikuti Kami